DENPASAR – Dalam rangka pemulihan ekonomi bagi industri kecil dan menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM) Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Disperindag Kota Denpasar menyelenggarakan Gelar Produk Industri dan Perdagangan. Event yang berlangsung tanggal 3 – 6 November 2020 ini melibatkan 40 pelaku IKM/UKM yang terdiri dari 29 perajin atau pelaku usaha fashion dan kerajinan, 8 perajin atau pelaku usaha kuliner/sambal/bumbu, 3 perajin atau pelaku usaha produk spa dan herbal, serta 3 food truck.
Untuk menarik pengunjung, pada kegiatan ini juga melibatkan Duta Endek Kota Denpasar yang membantu mempromosikan produk IKM/UKM melalui video cara berbelanja di marketplace Denpasar Festival 2020 yang ditayangan pada halaman depan web denfest.kreativi.id dan Official Instagram Denpasar Festival serta Official Youtube Channel Denpasar Festival.
Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, di sela-sela meninjau Gelar Produk Industri dan Perdagangan, Selasa (3/11/2020) di halaman Parkir Basement Gedung Dharma Negara Alaya, menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya dengan adanya kegiatan ini memberikan kesempatan kepada IKM/UKM Kota Denpasar untuk mempromosikan produk-produknya secara offline dan online.
‘’Kegiatan ini untuk menggali serta meningkatkan kreativitas dan juga inovasi dari para perajin terutama di Kota Denpasar di mana dapat memulihkan ekonomi dan menambah omzet bagi IKM/UKM Kota Denpasar yang terdampak Covid-19,’’ kata Rai Mantra.
Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA Selly Dharmawijaya Mantra, mengatakan, kegiatan ini berupaya untuk membiasakan IKM/UKM Kota Denpasar untuk menggunakan teknologi digital dan pembayaran secara nontunai serta tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan. ‘’Di masa pandemi ini dalam pemulihan ekonomi bagi IKM/UKM Kota Denpasar pelaksanaan Gelar Produk Industri dan Perdagangan dilaksanakan secara online dan secara offline,’’ ujarnya memungkasi. 026
























