KLUNGKUNG – Setelah berjuang maksimal di Liga 3, kini FSK Klungkung mengalihkan fokusnya menghadapi turnamen level junior yakni Piala Soeratin Rayon Bali 2021, yang akan diputar usai Hari Raya Kuningan, atau pekan keempat November ini.
”Kami sudah berusaha maksimal sampai pertandingan terakhir. Kami mencoba memanfaatkan peluang yang ada untuk berebut tiket lolos 8 besar Liga 3 Rayon Bali, tapi hasilnya masih jauh dari harapan,” kata Manajer Tim FSK Klungkung, Agung Mahendra, belum lama ini.
Sebagaimana diketahui, FSK Klungkung berada di Grup A Liga 3 Rayon Bali yang notabene merupakan grup neraka, karena ada dua kekuatan sepakbola Bali yakni Persekaba Bali FC (Badung) dan Perseden Denpasar yang berstatus juara bertahan, plus satu kekuatan lagi PS Jembrana sebagai tuan rumah.
Bahkan pada laga pembuka, FSK Klungkung tampil mengejutkan dengan menahan tuan rumah PS Jembrana dengan skor 2-2 setelah sempat sempat lebih dlu tertinggal 0-2. Sayang pada dua laga berikutnya, tim asuhan Komang Adnyana itu kalah dari Perseden (2-6) dan menyerah 1-3 atas Persekaba.

”Kami harus menerima kegagalan ini dengan lapang dada. Terlebih materi pemain yang kami sertakan, merupakan proyek jangka panjang yakni persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun depan (2022),” ungkap Agung Mahendra.
FSK Klungkung yang baru bangkit, kini mulai serius menatap Piala Soeratin U17 yang ditangani Pelatih Oka Saputra. Agung Mahendra menambahkan, PS Klungkung yang lama vakum kini kembali diaktifkan kembali, merger dengan Semarapura United guna mempersiapkan tim U15 yang ditangani Pelatih Jimmy Edwin.
Persiapan menuju Piala Soeratin, tambahnya, kini masih berjalan sesuai program yang sudah disusun tim pelatihnya masing-masing. ”Kami memang tidak mematok target yang muluk-muluk, karena persaingan pasti sangat ketat. Intinya, kami minta tim tampil maksimal pada setiap laga,” pungkas Agung Mahendra. yes






















