Fraksi Golkar Pesimis APBD Bangli Berkualitas

  • Whatsapp

BANGLI – Belum dimulainya pembahasan RAPBD 2021 membuat Fraksi Partai Golkar pesimis DPRD Bangli bisa menghasilkan APBD tahun 2021 lebih berkualitas dan memihak rakyat, seperti digaungkan di persidangan. Batalnya pembahasan RAPBD itu kini berpacu dengan waktu.

‘’Semestinya hari ini, Rabu (2/12/2020) kami menggelar rapat gabungan dengan sejumlah OPD. Tapi tiba-tiba rapat gabungan dibatalkan Sekretariat atas perintah Ketua DPRD,’’ seru Ketua Fraksi Partai Golkar, I Nengah Darsana, Rabu (2/12/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Darsana didampingi anggota I Nyoman Basma dan Kartika, pembatalan rapat gabungan mendadak disampaikan. Sesuai undangan yang disebar, rapat dimulai pukul 10.00. Namun, meski waktu lewat, rapat belum juga dimulai. Tak disangka sekitar pukul 12.00 Sekretariat memberitahu bahwa rapat dibatalkan. “Sesuai dengan perintah pak Ketua, rapat hari ini dibatalkan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata Darsana mengutip pesan di WA group Sekwan.

Darsana menyindir apa yang dilontarkan di persidangan untuk menghasilkan APBD yang berkualitas dan pro rakyat, sangat kontradiktif dengan realita. Dia sejak awal curiga penjadwalan pembahasan APBD 2021 dengan alasan untuk menghasilkan  APBD berkualitas, cermat dan bagus hanya sebuah kedok politik. “Buktinya  jadwal pembahasan terus diundur-diundur, lalu bagaimana bisa menghasilkan APBD berkualitas?” sergahnya.

Baca juga :  Basarnas Bali Cari Nenek 90 Tahun Dicurigai Jatuh ke Jurang, Warga Temukan Sandal dan Parang

Nyoman Basma menambahkan, alasan mengundurkan penetapan RAPBD 2021 tidak sesuai dengan Permendagri No. 64 Tahun 2020, karena kedok politiknya makin kentara. Menurutnya, kelompok yang mengundurkan jadwal hingga 17 Desember kemungkinan berasumsi secara politik akan diuntungkan. “Kami tahu strategi mereka, kami orang politik tahu bagaimana cara mengantisipasi,” cetusnya.

Rapat gabungan dengan eksekutif, jelasnya, semestinya dihadiri pimpinan. Sementara anggota DPRD hadir atas undangan pimpinan. “Kalau kemarin dibatalkan, semestinya kami hari ini bisa turun bertemu masyarakat. Kami tadi sudah tanda tangan daftar hadir, sejumlah pimpinan SKPD yang diundang juga pada datang tadi,” bebernya.

Sekretaris DPRD Bangli, AA Gede Panji Awatarayana, yang diminta tanggapan mengatakan, berdasarkan pemberitahuan dari Ketua DPRD melalui WA, disampaikan kepada anggota pembatalan sidang pembahasan yang awalnya akan dilaksanakan pukul 10.00. Ternyata pada saat bersamaan ada kunjungan kerja dari Trenggalek dan Madiun. Kemudian ada undangan dari Polres Bangli terkait kunjungan kerja Kapolda Bali untuk pengecekan kesiapan pengamanan Pilkada Bangli 2020. “Kedua wakil ketua tidak hadir, sehingga acara sidang diundur, akan diundang kembali,” jelasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.