Festival Virtual, Sekaa Selonding Parwati Banjar Taman Sari Badung Terbaik I Katagori Sekar Gadung

  • Whatsapp
PENYERAHAN hadiah kepada para pemenang dalam Festival Selonding Bali Aga yang diikuti sekaa wanita, Minggu (7/2/2021) di Taman Ujung, Karangasem. foto: ist

KARANGASEM – Yayasan Selonding Bali dan Komunitas Selonding Bali Aga menyelenggarakan lomba gamelan Selonding yang bertajuk Women’s Selonding Competition Selonding Bali Aga Festival 2021.

Lomba yang berlangsung secara virtual ini diikuti 19 sekaa se-Bali. Pengumuman pemenang dilakukan pada Minggu (7/2/2021) di objek wisata Taman Soekasada Ujung, Desa Tumbu, Karangasem, Bali.

Bacaan Lainnya

Penyerahan hadiah kepada para pamenang menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

Dalam lomba ini, kategori Sekar Gadung, terbaik I diraih Sekaa Selonding Parwati dari Banjar Taman Sari, Badung; sedangkan terbaik II diraih Sarati Svara dari Banjar Pande Tunggak, Bebandem, Karangasaem. Sekaa Asti Pradnyaswari dari Banjar Bualu Perum, Kelurahan Benoa, Badung mendapatkan juara favorit.

Untuk kategori Rejang Gucek, penyaji terbaik I dimenangkan Sekaa Selonding Bumi Bajra dari Banjar Batukandik, Padangsambian Kaja, Denpasar; penyaji terbaik II diraih Sekaa Semara Murti dari Banjar Celuk, Sukawati, Gianyar. Adapun juara favorit diraih Sekaa Gita Pingit dari Batan Ancak, Desa Mas, Ubud, Gianyar.

Ketua Yayasan Selonding Bali, I Wayan Astika, mengatakan, berterima kasih dan sangat mengapresiasi semangat generasi muda Bali dalam menekuni menghayati dan melestarikan seni klasik Selonding. Dia menuturkan, pada zamannya keberadaan Selonding selalu terkait dengan hal yang sakral, namun era sekarang dalam upaya melakukan alih generasi perlu disertai dengan inovasi.

Baca juga :  Pendampingan UMKM Penting untuk Dukung Integrasi Ultra Mikro

“Upaya pelestarian dan pembinaan melalui media lomba tentu sangat efektif untuk dikembangkan karena bisa melibatkan banyak pihak untuk mengapresiasi Selonding tersebut. Semoga kedepannya nanti Festival Selonding Bali Aga akan menjadi event tahunan dan sekaligus sebagai media pelestarian seni budaya yang adi luhung,” harap Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem ini. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.