Dua Truk Terguling di KMP Salindo Mutiara 1

DUA unit truk dilaporkan terguling di atas KMP Salindo Mutiara 1 akibat cuaca buruk dan gelombang tinggu saat pelayaran dari Pelabuhan Lembar, Lombok menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Rabu (28/1/2026) dini hari. Foto: ist
DUA unit truk dilaporkan terguling di atas KMP Salindo Mutiara 1 akibat cuaca buruk dan gelombang tinggu saat pelayaran dari Pelabuhan Lembar, Lombok menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Rabu (28/1/2026) dini hari. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Musibah kecelakaan laut terjadi di atas KMP Salindo Mutiara 1 saat pelayaran dari Pelabuhan Lembar, Lombok menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Rabu (28/1/2026) dini hari. Dua unit truk sedang dilaporkan terguling akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Lembar–Padangbai.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 Wita, di perairan yang berjarak kurang lebih 15 mil dari Pelabuhan Lembar. Dua truk dengan nomor polisi AD 9946 G dan DK 8511 TF terguling, dan menimpa satu unit sepeda motor yang terparkir di sampingnya. Motor yang tertimpa yakni Yamaha Aerox warna hitam DR 2936 ET, yang dikendarai Senu Al Dafin (19), pelajar asal Sandu Baya Montong Are, Mataram, Lombok, NTB.

Read More

Nakhoda KMP Salindo Mutiara 1, Deni Januar (35), menjelaskan, insiden terjadi secara tiba-tiba akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Kejadian berlangsung mendadak. Kapal diterjang gelombang dan arus yang sangat kencang. “Belakangan ini cuaca memang kurang bersahabat, sehingga kendaraan di dalam kapal terguling,” ujarnya.

Dua truk yang terlibat masing-masing dikemudikan I Wayan Juliarta (36), warga Banjar Dinas Abang Kaler, Karangasem, yang mengangkut dedak; dan Alwi Budiarta (52) asal Desa Keroya, Aikmel, Lombok Timur, yang memuat jagung dan janur.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Petugas darat KMP Salindo Mutiara 1, I Wayan Suprianta, menyampaikan, proses evakuasi dilakukan dengan memindahkan muatan kendaraan terlebih dahulu, sebelum kendaraan dievakuasi dan ditarik menggunakan truk.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja melalui I Ketut Sumertanaya memastikan kendaraan yang terdampak akan mendapat perlindungan asuransi sesuai tingkat kerusakan. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung di Pelabuhan Padangbai dan situasi dilaporkan dalam kondisi terkendali. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.