Pelayanan MBG di Kintamani Belum Maksimal

CAMAT Kintamani, I Ketut Erry Soena Putra. Foto: ist
CAMAT Kintamani, I Ketut Erry Soena Putra. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, karena terkendala transportasi dan ketersediaan lahan, pembangunan dapur program MBG di Kecamatan Kintamani belum maksimal.  Sampai saat ini, dari kebutuhan 7-8 dapur, baru ada dua dapur. Itu baru bisa menjangkau 20% dari jumlah siswa di Kecamatan Kintamani.

Camat Kintamani, I Ketut Erry Soena Putra, Kamis (29/1/2026), tidak menampik hal itu. Dia menyebut sesuai data Badan Gizi Nasional, di Kecamatan Kintamani baru beroperasi dua dapur MBG. “Sampai saat ini pelayanan MBG di Kecamatan Kintamani belum maksimal,” ucap birokrat asal Desa Kedisan itu.

Read More

Padahal, kata dia, MBG ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan gizi para siswa di sekolah. Dia merinci, dari dua dapur itu baru bisa melayani dua SMP, 15 SD dan delapan TK. Dia berharap Badan Gizi Nasional segera membangun dapur MBG ini, khususnya di daerah Bukit yang memang selama ini sangat sulit dijangkau. “Namun, siswanya cukup banyak,” bebernya.

Disinggung kendala yang dihadapi dalam pembangunan dapur MBG, dia berujar soal ketersediaan lahan, khususnya di kawasan balik Bukit. Selain itu, juga terkendala transportasi. Sebab, sejumlah wilayah sangat sulit dijangkau kendaraan, karena medan yang sangat ekstrem.

“Harapan kami Badan Gizi Nasional segera menambah dapur MBG dengan pola kerja sama atau pola lain ke depannya, agar dapat menjangkau seluruh siswa yang ada. MBG sangat dibutuhkan untuk meningkatkan gizi siswa sekolah,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.