DPRD NTB Ingatkan Proyek Lenangguar-Baturotok Berpotensi Melanggar, Dilaporkan Koalisi Mahasiswa ke KPK

KONDISI jalan di Baturotok yang cukup memprihatinkan. Pemprov NTB melalui program percepatan penanganan jalan tahun jamak melakukan penanganan ruas jalan Batudulang - Tepal - Baturotok - Lenangguar untuk membuka terisolirnya masyarakat. Foto: ist

MATARAM – Pengerjaan proyek pembangunan jalan sepanjang lima kilometer Lenangguar-Baturotok di Kabupaten Sumbawa, diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) 12 tahun 2019 tentang Proyek Percepatan Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur Jalan Provinsi dengan Pola Pembiayaan Tahun Jamak. Sebab, status jalan tersebut masih merupakan ruas jalan kabupaten, sehingga bukan menjadi kewenangan Pemprov untuk melakukan pengerjaan.

“Memang ada perubahan hingga dua kali terkait status jalan itu melalui Pergub. Tapi, tetap pandangan saya hal itu melanggar aturan,” seru anggota Komisi IV DPRD NTB, Ruslan Turmudzi, Sabtu (12/3/2022).

Bacaan Lainnya

Sahdan selaku Kadis PUPR NTB kala itu, sambungnya, berulang kali diingatkan DPRD NTB terkait adanya potensi hukum jika ruas jalan sepanjang lima kilometer dari panjang awal 46 kilometer itu tidak masuk program pembiayaan dalam dokumen Perda Nomor 12 tahun 2019. Meski ada revisi Pergub berulang kali sekalipun, tapi bagaimana mungkin proyek yang tidak masuk dalam dokumen Perda bisa tiba-tiba dimasukkan?

Di kesempatan lain, puluhan mahasiswa dari NTB di Jakarta yang bergabung dalam Koalisi Mahasiswa Nusa Tenggara Barat mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (10/3/2022). Mereka melaporkan dugaan korupsi dan pelanggaran terhadap Perda Nomor 12 tahun 2019 tentang Proyek Percepatan Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur Jalan Provinsi dengan Pola Pembiayaan Tahun Jamak.

Baca juga :  FKB PDIP Klungkung Tampilkan Kuliner Khas Klungkung

Setahun sudah kasus tersebut mencuat, tapi tak ada tindak lanjut oleh aparat penegak hukum, khususnya KPK, sebagai perwujudan pembasmi korupsi di Indonesia. “Saya menilai KPK tidak responsif dan tidak serius terkait apa yang terjadi di NTB,” ujar korlap aksi, Sahroel, dalam siaran tertulisnya, Sabtu (12/3/2022).

Dia mendesak KPK turun ke NTB guna melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan pelanggaran Perda tersebut. Apalagi dana pengerjaan proyek mencapai Rp 19 miliar untuk “sekadar” perbaikan jalan di wilayah Baturotok di Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya, Sahdan memastikan penanganan ruas jalan Batudulang-Tepal-Baturotok-Lenangguar di Kabupaten Sumbawa sudah melalui kajian matang. Meskipun statusnya jalan kabupaten, tapi merupakan jalan strategis provinsi. Perbaikan jalan lewat program percepatan jalan tersebut tujuannya membuka keterisoliran masyarakat. Selain itu, potensi kopi yang melimpah di daerah Tepal diharap bisa berkembang dengan adanya perbaikan infrastruktur.

“Ruas jalan itu merupakan jalan strategis Provinsi, juga sangat dibutuhkan masyarakat terisolir. Bapak Gubernur melihat kondisi seperti ini, beliau memberi diskresi penanganan,” kata Sahdan beberapa waktu lalu, sebelum dimutasi menjadi Kepala BPBD NTB.

Penanganan ruas jalan tersebut, terangnya, tertuang dalam Pergub soal program percepatan jalan tahun jamak 2020-2022. Pemprov mengalokasikan anggaran Rp19 miliar untuk penanganan sporadis sepanjang 5 km. “Dalam Pergub itu Pak Gubernur memberi diskresi, karena melihat kondisinya sangat sulit bagi masyarakat. Nanti selesai dikerjakan akan diserahkan ke kabupaten,” urainya.

Baca juga :  Dukung “Gerakan 10 Ribu” Masker, Diskop UMKM Terima Sumbangan Ribuan Masker dari Puluhan Koperasi

Dia mengklaim penanganan perbaikan ruas jalan tersebut oleh Pemprov tidak menyalahi ketentuan. Alasannya, Kementerian PUPR juga menangani jalan yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota.

“Kita banyak sekali dibantu oleh pusat, sepanjang kepala daerah mengusulkan surat ke Kementerian PUPR untuk dibantu. Begitu juga ruas jalan di Sumbawa ini, kepala daerah setempat bersurat juga ke Gubernur minta bantuan karena keterbatasan uang di Kabupaten Sumbawa,” lugas Sahdan. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.