Dirawat 82 Hari, Pasien Corona Asal Jembrana Akhirnya Sembuh Jalani 24 Kali Tes Usap

  • Whatsapp
Foto: PASIEN CORONA POS BALI/IST PASIEN positif Covid-19 asal Kelurahan Baler Bale Agung yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan 82 hari dan 24 kali tes usap.
Foto: PASIEN CORONA POS BALI/IST PASIEN positif Covid-19 asal Kelurahan Baler Bale Agung yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan 82 hari dan 24 kali tes usap.

JEMBRANA – Seorang pasien Corona (Covid-19) asal BB Agung, Kecamatan Negara, SL (48 tahun) akhirnya dinyatakan sembuh di RS PTN Udayana, Kamis (25/6). Pasien ini tercatat sebagai pasien terlama dirawat di Bali, sudah berstatus positif Covid-19 sejak 4 April 2020. Total hingga dinyatakan sembuh, ia sudah menjalani test swab (tes usap) sebanyak 24 kali.

‘’Saya ucapkan terima kasih atas atas semua karunia ini, hingga akhirnya dinyatakan sembuh. Saya langsung sujud syukur tadi pak, saat pertama dengan kabar bahagia ini,’’ ungkapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bali, Bupati dan Wakil Bupati Jembrana serta seluruh jajaran petugas medis baik di RS PTN Udayana maupun kepada RSU Negara. ‘’Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak, sehingga saya bisa sembuh seperti sekarang,’’ katanya

Baca juga :  UN SMA Dibatalkan, Disdikpora Bali Keluarkan SE

Ia menceritakan pengalamannya saat dirawat dan berjuang menghadapi Corona. Secara prinsip, menurutnya baik di RSU Negara maupun RS PTN Unud penanganannya hampir sama. Hanya saja di RS PTN Unud, sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali, ia mengatakan diberi obat antivirus.

‘’Pengobatan yang saya jalani baik di RS Unud maupun RSU Negara hampir sama. Diberikan makanan bergizi, vitamin dan cek kesehatan yang rutin dilakukan tiga kali sehari. Namun di RSU Unud saya juga mendapat tambahan obat antivirus yang sangat membantu penyembuhan saya,’’ paparnya.

Usai dinyatakan sembuh, ia berencana melanjutkan proses isolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari di rumah. Hal ini sekaligus mematuhi anjuran pemerintah terhadap penerapan protokol kesehatan. Ia berharap bisa segera beraktivitas rutin sebagai guru.

Baca juga :  DPRD Bangli Setujui Ranperda LPJ APBD 2019 Jadi Perda

Sementara Direktur RSU Negara dr. IGB Oka Parwata menambahkan, total pasien asal BB Agung ini menjalani perawatan covid-19 selama 82 hari. Dinyatakan sembuh dari hasil swab negatif tiga kali berturut-turut. Hasil swab negatif pertama saat tes di RSU Negara serta swab negatif kedua dan ketiga dilakukan di RS PTN Udayana. Selama dirawat di RS Negara, pasien ini kondisinya baik, ditandai dengan tidak ditemukannya gejala klinis serta penyakit pada tubuh pasien.

Dua bulan lebih dirawat di RSU Negara, pasien yang tercatat sebagai kasus transmisi lokal pertama di Jembrana kemudian dirujuk ke RS PTN Udayana Denpasar pada 15 juni 2020. Pertimbangannya, RSPTN Unud merupakan merupakan rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali.

Baca juga :  Legislator PDIP Ini Ingatkan Pemangku Ngayah Tetap Kenakan Masker

‘’Pertimbangan lainnya, agar pasien bisa ditangani langsung oleh dokter konsultan yang lebih ahli. Selain itu, RSPTN Unud satu satunya di Bali yang sudah memiliki obat antivirus khusus yang merupakan bantuan WHO. Obat ini namanya Mylan dan belum ada di rumah sakit lain di Bali,’’ kata Parwata.

Dengan kesembuhan itu, total pasien sembuh covid-19 di Jembrana berjumlah 28 orang dari jumlah kumulatif 31 kasus positif. RSU Negara tinggal merawat 3 pasien positif Covid-19, rinciannya satu pasien seorang lansia dari Berambang , seorang sopir dari Tegal Badeng Timur serta warga PMI asal Ekasari Melaya. 024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.