Desa Adat Bantiran Gelar “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Puseh

  • Whatsapp
MASYARAKAT Desa Adat Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan menggelar karya ngenteg linggih di Pura Puseh Desa Adat Bantiran, yang juga dihadiri Bupati Sanjaya, Kamis (21/10/2021). Foto: ist
MASYARAKAT Desa Adat Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan menggelar karya ngenteg linggih di Pura Puseh Desa Adat Bantiran, yang juga dihadiri Bupati Sanjaya, Kamis (21/10/2021). Foto: ist

TABANAN – Masyarakat Desa Adat Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan menggelar karya ngenteg linggih di Pura Puseh Desa Adat Bantiran, Kamis (21/10/2021). Upacara adat tersebut juga dihadiri Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Karya ngenteg linggih serangkaian telah rampung pembangunan Pura Puseh Desa Adat Bantiran, yang mulai dibangun pada 2019 silam. Pembangunan dilaksanakan secara gotong-royong oleh warga setempat.

Bacaan Lainnya

Bupati Sanjaya mengapresiasi semangat persatuan warga Desa Adat Bantiran dalam pelaksanaan pembangunan dan upacara tersebut. Dikatakan, pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Pembangunan apapun yang bersifat positif, didasari dengan semangat persatuan dari warga, pasti akan memberikan hasil yang baik dan mendapat dukungan pemerintah.

“Saya selaku kepala daerah sangat mengapresiasi semangat persatuan yang ditunjukkan warga, karena karya agung yang dilaksanakan masyarakat Desa Adat Bantiran sangat sesuai dengan sastra, dan dilaksanakan dengan keyakinan, perasaan tulus ikhlas, dan semangat persatuan yang tinggi. Apalagi juga tetap taat melaksanakan prokes Covid-19 dengan baik dalam pelaksanaan karya ini,” ucap Sanjaya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan, saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Tabanan telah melandai. Untuk itu, penerapan prokes bukan hanya dilakukan dalam pelaksanaan karya, tetapi juga harus dilakukan dalam segala kegiatan dan aktivitas sehari-hari. “Minimal mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, menjaga jarak, dan memakai masker dengan baik,” tegasnya.

Baca juga :  Kesehatan Prioritas Utama di Masa Pandemi

Dia juga mengingatkan, tantangan zaman akan semakin kompleks dan kemungkinan bisa mengancam persatuan yang telah dibangun di masyarakat. “Oleh karena itu, tiada henti juga saya minta kepada seluruh warga Desa Adat Bantiran agar tetap mempertahankan, bahkan meningkatkan persatuan yang terjalin antarwarga,” tutup Sanjaya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.