POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Kelompok Kerja Guru Agama Hindu dan K3S Kecamatan Denpasar Selatan menggelar kegiatan Siswa Hindu Berprestasi (Siwadhi) 2025, Senin (24/11/2025). Dalam sambutan Wakil Wali Kota Denpasar yang dibacakan Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ni Made Ayu Agustini, menegaskan bahwa kegiatan Siwadhi ini sebagai media untuk meningkatkan kepercayaan diri dan pengetahuan anak-anak.
‘’Hindu dan Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) bukanlah dua kutub yang berlawanan, melainkan dua sayap yang harus dikepakkan bersama menuju cita-cita bangsa,’’ ujarnya.
Ayu Agustini menekankan, Denpasar membutuhkan pelajar, bukan hanya sebagai individu yang cerdas, tetapi sebagai pilar peradaban. Ia memberikan tiga tantangan utama.
Pertama, jadilah penjaga jati diri Bali di era digital. Denpasar adalah kota kreatif. ‘’Kalian harus menjadi duta digital yang menggunakan teknologi untuk melestarikan dan mempromosikan aksara, banten, kidung, dan seluruh warisan budaya kita. Jangan biarkan gate budaya kita didominasi oleh pengaruh luar. Tunjukkan pada dunia, bahwa generasi muda Denpasar adalah generasi yang global minded namun tetap lokal wisdom,’’ lugasnya.
Kedua, tumbuhkan jiwa sewaka dharma. Jangan hanya berorientasi pada pencapaian pribadi. Gunakan ilmu untuk melayani masyarakat (sewaka dharma). Setelah lulus, berikan kontribusi nyata, entah sebagai akademisi, pengusaha, seniman, atau birokrat, yang berprinsip moksartham jagadhita—kesejahteraan dunia adalah tujuan.
Ketiga, teladan toleransi. Denpasar adalah rumah bagi semua. ‘’Kalian harus menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Tunjukkan bahwa menjadi Hindu yang taat adalah sejalan dengan menjadi warga negara Indonesia yang setia pada Pancasila dan menjunjung tinggi toleransi. Ini adalah warisan terpenting yang harus kalian bawa,’’ pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Siwadhi 2025 Kecamatan Denpasar Selatan, Kadek Sudnyana, mengatakan, kegiatan Siwadhi pada tahun ini merupakan event pertama kali dan merupakan salah satu bentuk implementasi dari komitmen Kelompok Kerja Guru Agama Hindu dan K3S Kecamatan Denpasar Selatan, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama Hindu serta membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai tatwa, susila, dan acara.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diberikan ruang untuk mengekspresikan kemampuan, kreativitas, dan spiritualitas dalam suasana kompetisi yang sehat dan bermartabat serta menguatkan jati diri sebagai siswa Hindu yang berprestasi dan berwawasan budaya Bali, khususnya budaya Kota Denpasar.
Ia menyebutkan, Siwadhi 2025 diikuti 96 orang peserta, yang merupakan perwakilan dari Sekolah Dasar se-Kecamatan Denpasar Selatan baik negeri maupun swasta. Jumlah ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari sekolah dan orang tua dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan agama Hindu bagi peserta didik.
Tahapan pelaksanaan Siwadhi dibagi dalam dua sesi utama. Babak penyisihan dilaksanakan Senin (24/11/2025), di mana seluruh peserta mengikuti seleksi pengetahuan agama Hindu yang mencakup pemahaman kitab suci, nilai moral, sejarah Hindu, serta nilai-nilai moderasi beragama. Seleksi ini bertujuan untuk menyaring peserta berdasarkan kemampuan dasar yang menjadi pondasi dalam pendidikan agama Hindu.
Selanjutnya, peserta terbaik melanjutkan ke babak final yang berisi praktik dan wawancara pada tanggal 25 November 2025. Pada tahap ini, peserta diuji dalam keterampilan praktik seperti membuat sarana upakara serta wawancara yang menilai penalaran, pemahaman ajaran agama, dan kemampuan peserta dalam menghubungkan ajaran tersebut dengan kehidupan sehari-hari. Tentu Hasil akhir penilaian ini mencerminkan perpaduan antara penguasaan teori, keterampilan praktik, dan kedalaman spiritual peserta.
‘’Kegiatan Siwadhi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pengembangan karakter dan potensi diri peserta. Selain itu, sertifikat juara Siwadhi yang diperoleh oleh peserta kami berharap dapat digunakan sebagai dokumen pendukung dalam proses pendaftaran ke jenjang sekolah yang lebih tinggi, sehingga memberikan manfaat nyata bagi perjalanan pendidikan para peserta didik. Harapan besar kami adalah agar kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda Hindu yang cerdas secara intelektual, kuat secara karakter, dan luhur secara spiritual dalam menghadapi tantangan masa depan,’’ pungkasnya. tra
























