Malaysia Masters 2026: Jojo-Ubed Melaju ke Perempatfinal, Ganda Campuran dan Ganda Putri Habis

GANDA campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah saat melawan unggulan kedua asal Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei pada babak 16 besar Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (21/5/2026). Amri/Nita kalah dengan skor 19-21, 20-22. foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dari 7 wakilnya yang berlaga di babak 16 besar, Indonesia akhirnya hanya meloloskan 2 wakilnya dari sektor tunggal putra Jonatan ”Jojo” Christie dan Moh Zaki “Ubed” Ubaidillah ke babak perempatfinal (8 besar) Turnamen BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026, di Stadium Axiata Arena, KL Sports City, Bukit Jalil, Kamis (21/5/2026).

Jojo menjadi wakil Indonesia pertama yang memastikan tempat pada perempatfinal setelah menundukkan wakil Taiwan Wang Po Wei. Pemain peringkat 5 dunia itu harus bekerja keras selama 1 jam 6 menit sebelum menaklukkan Wang melalui duel tiga gim 21-16, 19-21, 21-13.

Read More

Selanjunya pada perempat final Jumat (22/5/2026), Jojo akan menghadapi atlet China Hu Zhe An yang di laga lainnya mengalahkan pemain Prancis Alex Lanier, juga melalui pertarungan tiga gim 15-21, 21-16, 21-15.

Sukses Jojo diikuti juniornya Ubed setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Jeon Hyeok Jin melalui pertarungan tiga gim 21-10, 16-21, 21-16. Sayangnya, sukses Jojo-Ubed tak bisa diikuti Anthony Sinisuka Ginting yang disingkirkan wakil Prancis Christo Popov dengan dua gim langsung 17-21, 14-21.

Menaiknya Ubed akan bertemu Christo Popov dalam laga perebutan satu tiket semifinal, Jumat (22/5). Christo Popov memang lebih diunggulkan karena dari segi peringkat berada di urutan ke-4 dunia, sedangkan Ubed berperingkat 38 dunia.

Bicara peringkat hanyalah soal angka-angka yang belum bisa dijadikan jaminan. Apalagi Ubed sudah sering mengalahkan pemain papan atas. Salah satunya jagoan India Lakshya Sen yang menjadi unggulan kedelapan di turnamen ini. Ubed bahkan menang dua gim langsung 21-17 dan 21-11 atas pemain berperingkat 11 dunia itu.

Ganda Campuran Habis
Mirisnya di sektor ganda campuran, tiga wakil Merah Putih kompak kalah alias terhenti di babak 16 besar sekaligus memastikan Indonesia tanpa wakil ganda campuran di perempatfinal.

Pasangan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti disingkirkani pasangan dari Thailand Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai lewat pertarungan tiga gim 21-18, 18-21, 16-21. Disusul pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, kalah dari pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje dengan skor 21-13, 10-21, 13-21.

Terakhir pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina, yang dipaksa harus mengakui ketangguhan unggulan kedua asal Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dengn dua gim langsung 19-21, 20-22.

Meski kalah, Amri/Nita sejatinya tampil cukup kompetitif menghadapi pasangan unggulan tuan rumah. Pada gim pertama mereka sempat mampu mengejar ketertinggalan sebelum gagal memanfaatkan momentum di poin-poin akhir.

“Jalannya pertandingan hari ini sebenarnya pola mainnya sudah sesuai, namun di game pertama setelah bisa mengejar ketertinggalan kami malah tidak bisa memanfaatkan kesempatan,” kata Nita.

Peluang besar sebenarnya hadir pada gim kedua ketika pasangan Indonesia unggul 20-16. Namun, empat poin beruntun dari pasangan Malaysia membuat momentum berubah dan memupus harapan membawa pertandingan ke rubber game.

Amri mengungkapkan mereka sebenarnya mampu mengendalikan permainan, tetapi kurang tenang dan kurang berani dalam penyelesaian akhir sehingga beberapa peluang justru menjadi keuntungan bagi lawan.

“Kami mainnya sudah benar bahkan sempat banyak memegang kendali permainan, namun eksekusi kami kurang nekat dan kurang tenang. Jadinya bola yang seharusnya jadi poin malah jadi bumerang buat kami,” kata Amri, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Menurut Amri, evaluasi utama selepas turnamen ini adalah meningkatkan kualitas teknik serta keberanian dalam bermain pada poin-poin krusial. “Evaluasi kami ada teknik yang harus kami benahi serta harus bermain lebih berani lagi dan fokus per poin,” ujarnya.

Sementara satu-satuna ganda putri yang tersisa Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari juga gagal melangkah ke babak perempatfinal, setelah diaksa harus pasangan China Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min melalui pertandingan tiga gim 10-21, 21-15, 17-21. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.