POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Indonesia sesungguhnya berpotensi menciptakan ”all Indonesia final” di sektor tunggal putra turnamen BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026. Namun apa daya, dua wakil Merah Putih yang masih tersisa, Jonatan ”Jojo” Christie dan Mohammad Zaki ”Ubed” Ubaidillah, kompak kalah.
Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026), Jojo secara mengejutkan tumbang dari pemain muda non-unggulan 19 tahun asal China, Hu Zhe An, dengan rubber game 21-14, 13-21, 16-21. Padahal sempat menguasai gim pertama dengan cukup meyakinkan.
Jojo memulai laga dengan baik. Poin pembuka langsung ia dapat setelah kesalahan Hu Zhe An di depan net. Momentum berlanjut ketika smes kerasnya tak mampu dikembalikan dengan sempurna oleh pemain China tersebut. Sejak awal gim pertama, Jojo tampil dominan. Pemain peringkat 5 dunia ini pun unggul cepat 5-0, sebelum menutup interval dengan keunggulan 11-5.
Meski Hu sempat mencoba bangkit dan memangkas jarak menjadi 11-13, Jojo kembali menjauh dan memastikan gim pertama menjadi miliknya dengan skor 21-14 melalui pukulan menyilang yang tak bisa dijangkau lawan.
Situasi berubah pada gim kedua. Hu mulai tampil lebih agresif dan memimpin 4-2 di awal laga sebelum Jojo menyamakan kedudukan 5-5. Namun, momentum berbalik ketika Hu mencatatkan empat poin beruntun untuk menjauh dan unggul 11-7 saat interval.
Selepas jeda, tekanan Hu makin menjadi. Ia memperlebar keunggulan hingga 16-9 sebelum Jojo sempat memangkas jarak menjadi 13-17. Namun, momentum itu tidak bertahan lama setelah Hu kembali mencetak poin beruntun untuk memaksakan gim ketiga.
Di gim ketiga, pertarungan berlangsung ketat. Kedua pemain saling kejar-mengejar angka hingga 7-7. Namun beberapa kesalahan Jonatan membuat Hu unggul 11-7 saat interval.
Jojo sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 11-12, bahkan kembali mendekat di 14-15. Namun, konsistensi Hu di poin-poin akhir membuat Jojo gagal menyamakan kedudukan. Hu yang berperingkat 69 dunia itu akhirnya memastikan kemenangan 21-16 dalam laga berdurasi 71 menit tersebut.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan potensi besar Hu Zhe An, yang sebelumnya juga menyingkirkan unggulan asal Prancis, Alex Lanier, di babak kedua, dengan skor 15-21, 16-21, 15-21.
Kekalahan Jojo diikuti juniornya Mohammad Zaki ”Ubed” Ubaidillah, yang dipaksa harus mengakui unggulan ketiga asal Prancis Christo Popov. Meski sudah memberi perlawanan sengit, Ubed akhirnya menyerah dari pemain ranking 4 dunia itu dengan dua gim langsung, 21-23, 19-21. Kekalahan Jojo dan Ubed sekaligus mengakhiri perjuangan wakil Indonesia alias tidak wakilnya lolos ke babak semifinal.
Singapura Open
Kini Jojo mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya yakni BWF World Tour Super 750 Singapura Open dan Super 1000 Indonesia Open 2026 setelah terhenti di perempat final Super 500 Malaysia Masters 2026.
“Ke depan persiapan ke Singapura dan Indonesia harus dimatangkan lagi. Setiap hari pasti akan berjalan berbeda. Di sini, di Singapura dan di Indonesia beda-beda kondisi lapangan dan shuttlecock- nya jadi harus cepat penyesuaiannya,” kata Jojo.
Di Malaysia, Jojo mengatakan sempat mengawali laga dengan baik dan mampu mendominasi gim pertama. Namun, ia mengatakan lawan mulai mampu membaca pola permainannya pada gim kedua. “Di gim kedua dia (Hu) mulai banyak membaca pola permainan saya, dan saya kurang siap untuk segera mengubah pola,” ujarnya, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Pada gim penentuan, Jojo mengakui sempat berusaha mengejar ketertinggalan, namun kehilangan beberapa poin penting pada fase akhir pertandingan. “Di gim ketiga sudah tertinggal tapi saya berusaha mengejar. Tapi beberapa poin krusial hilang, dan membalikkan situasi tidak mudah,” katanya.
Meski gagal melangkah ke semifinal, Jojo menegaskan akan segera melakukan evaluasi dan mempersiapkan diri untuk dua turnamen berikutnya, yakni Singapura Open yang bergulir pekan depan, dan Indonesia Open pada pekan berikutnya.
Berdasarkan laman resmi BWF, Jojo di Singapura akan mengawali perjalanan melawan wakil India Prannoy H.S yang pada 10 pertemuan sebelumnya, Jojo unggul dengan mengantongi tujuh kemenangan. yes






















