Buru Pencuri Pratima, Polres Gianyar Bentuk Tim Gabungan

  • Whatsapp
KAPOLRES Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana. Foto: adi
KAPOLRES Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana. Foto: adi

GIANYAR – Kasus pencurian pratima di sejumlah pura di Gianyar sampai kini belum ada titik terang. Untuk memburu pelaku, Polres Gianyar bersama Polda Bali membentuk tim gabungan. Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana, mengutarakan hal tersebut, Selasa (30/3/2021).

Menurut Kapolres, polisi menemui kendala dalam penyelidikan kasus pencurian pratima ini yakni karena minimnya saksi. Selain itu, barang bukti juga belum ditemukan. Meski begitu, dia menggaransi jajarannya memberi atensi khusus untuk membongkar kasus yang membuat resah umat Hindu tersebut.

Bacaan Lainnya

“Secara umum kami atensi, mendalami itu. Tim juga ada dari Polda, khusus mendalami pencurian pratima ini. Kami berbagi informasi, tapi itu sifatnya tertutup,” tegas alumnus Akpol 1999 tersebut. 

Sebagai upaya mengantisipasi pencurian serupa di tempat lain, jelasnya, satuan Binmas dan bhabinkamtibmas turun ke desa-desa di Gianyar untuk menyampaikan sejumlah imbauan. Yang ditekankan yakni memperkuat tempat penyimpanan (gedongpratima, menambah gembok, menambah jeruji besinya atau dibuat berlapis, dan pengamanan lain yang membuat tempat menjadi lebih aman.

Jika desa memiliki anggaran lebih, dia menganjurkan pemasangan kamera CCTV. “Juga mengaktifkan pakemitan di pura-pura,” pesannya.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, sejumlah kasus pencurian pratima pada tahun 2020-2021 di Gianyar belum terungkap. Pada tahun 2020 ada tiga kasus pencurian yakni di Pura Taman Limut di Desa Pengosekan, Ubud; Pura Gunung Sari, Desa Buruan, Blahbatuh; dan Pura Sakenan, Banjar Tengah, Blahbatuh. Sementara pada tahun 2021 yakni di Pura Dalem Sakti, Desa Adat Petemon, Pejeng Kelod, Tampaksiring; Pura Bendesa Manik Mas Batan Tingkih, Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar; dan yang terakhir di Pura Puseh lan Desa Tegallantang, Desa Adat Tegallantang, Ubud. adi

Baca juga :  Desa Penatih Dangin Puri Gotong Royong Semprot Disinfektan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.