Bunda PAUD Gianyar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Pra-Sekolah

PENYERAHAN sarana penguatan pembelajaran, PMT dan Komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat kepada siswa inklusi. Foto: ist
PENYERAHAN sarana penguatan pembelajaran, PMT dan Komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat kepada siswa inklusi. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Memeriahkan HUT ke-80 RI, TP PKK Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan Pradnya Mart menyelenggarakan Lomba Mewarnai Tingkat TK dan SD (kelas 1, 2, 3) di Balai Budaya Gianyar, Sabtu (23/8/2025). Acara dibuka Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Ketut Surya Adnyani Mahayastra.

Direktur Pradnya Mart, I Kadek Sudiarta, menyampaikan, lomba mewarnai rutin digelar setiap tahun dalam rangka memperingati HUT RI, yang juga bersamaan dengan bulan berdirinya Pradnya. Acara ini diselenggarakan sebagai komitmen untuk mendukung generasi bangsa. “Melalui lomba mewarnai, anak-anak bisa melatih kreativitas sejak dini. Kami akan terus menghadirkan ruang aspirasi dan mendukung kegiatan positif bagi anak-anak,” ungkapnya.

Read More

Ida Ayu Ketut Surya Adnyani Mahayastra menambahkan, lomba ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bidang pendidikan, yakni Wajib Belajar (Wajar) 1 Tahun Pra-Sekolah. Dia menjelaskan, pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah pondasi emas bagi masa depan bangsa. Lomba mewarnai hari ini bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga wujud nyata dukungan kita terhadap program Wajib Belajar 1 Tahun Pra-Sekolah. “Pendidikan PAUD bukan pilihan, melainkan keharusan,” papar istri Bupati Made Mahayastra itu.

Lebih lanjut disampaikan, masa kanak-kanak adalah masa emas (usia kencana) perkembangan anak, sehingga sangat penting memberi pondasi kuat sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. Menurutnya, melalui PAUD anak dapat mengembangkan aspek motorik, sosial, emosional, serta kecerdasan sejak dini, sekaligus memudahkan deteksi potensi maupun hambatan belajar. Acara ini dirancang melibatkan peran aktif orangtua, sehingga tema yang diangkat adalah “Dukung Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pra-Sekolah melalui Lomba Mewarnai Bersama Orang Tua.”

Melalui kegiatan ini, sambungnya, diharapkan orangtua makin sadar bahwa mendampingi anak dalam belajar bukan hanya tugas guru, melainkan juga tanggung jawab keluarga. “Menang atau kalah bukan hal utama. Yang terpenting adalah semangat, kreativitas, dan kebersamaan. Setiap goresan warna adalah cerminan imajinasi dan kebahagiaan anak-anak kita,” pesannya.

Kegiatan ini meriah dengan kehadiran ratusan peserta didampingi orangtua, serta dukungan penuh dari sponsor dan mitra. Selain menumbuhkan kreativitas anak, acara ini juga menjadi momentum memperkuat gerakan bersama mendukung implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pra-Sekolah di Kabupaten Gianyar. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan sarana penguatan pembelajaran, PMT dan komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat kepada siswa inklusi, guna memastikan anak-anak berkebutuhan khusus mendapat kesempatan belajar yang setara. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.