Bule Italia Menggelandang di Kuta, Ngaku Kehabisan Bekal, Tidur di Emperan Toko

  • Whatsapp
KETUA LPM Legian bersama Linmas Legian saat berkomunikasi dengan bule Italia yang diketahui telah lama menggelandang di kawasan pariwisata Kuta, Badung. Foto: ist
KETUA LPM Legian bersama Linmas Legian saat berkomunikasi dengan bule Italia yang diketahui telah lama menggelandang di kawasan pariwisata Kuta, Badung. Foto: ist

MANGUPURA – Keberadaan bule Italia yang dikabarkan sering mengemis di Jalan Patimura, Kuta, Badung akhirnya ditemukan petugas Linmas dan LPM Legian, Selasa (4/5/2021) siang.

Bule itu dilaporan oleh warga karena sering tidur di emperan toko. Lokasi temuan bule itu kemarin berada di wilayah perbatasan antara wilayah Legian dengan Kuta.

Bacaan Lainnya

Ketua LPM Legian, Wayan Puspa Negara, dikonfirmasi via ponsel menerangkan bahwa bule tersebut merupakan WNA berkewarganegaraan Italia dengan nama Albani. Yang bersangkutan diketahui sudah cukup lama menggelandang di wilayah Kecamatan Kuta karena mengaku kehabisan bekal di masa pandemi.

“Bule itu mengaku sudah bertahun-tahun tinggal di wilayah Canggu. Namun karena tidak mampu bayar tempat, maka akhirnya diusir dan memilih hidup menggelandang,” ungkap Puspa Negara.

Selama menggelandang, bule tersebut kabarnya sering meminjam toilet di sebuah toko modern sekitar. Dia meminjam toilet untuk keperluan mandi, buang air kecil, dan buang hajat.

Selama menggelandang di wilayah Kuta, Albani mengaku tidur berpindah-pindah di depan emper toko. Namun saat ditemukan petugas, yang bersangkutan mengaku sudah sebulan tidur di depan Kunti II Sushi Bar Yakiniku, karena usaha itu tutup operasional.

Baca juga :  Pelajar Jembrana Diajak Melukis Bersama di Museum Manusia Purba

Dari komunikasi yang ia lakukan kepada bule tersebut, yang bersangkutan dinilai cukup kooperatif. Bahkan bule tersebut sempat menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan duta besar negara asalnya.

Atas temuan itu, Puspa Negara mengaku telah berkoordinasi dengan Satpol PP BKO Kuta. Rencananya bule itu akan ditindaklanjuti bersama-sama dengan Kantor Imigrasi pada Rabu (5/5/2021).

“Bisa dibilang, ini adalah kali pertama kami temukan bule yang benar-benar sudah jadi pengemis. Jadi mungkin bule ini sudah selayaknya untuk dideportasi,”tegasnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.