BANGLI – Capaian vaksinasi ketiga (booster) di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani masih rendah, baru mencapai 25 persen. Untuk mengejar capaian, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bali bersama Dinas Kesehatan Bangli menggelar vaksinasi booster di Songan selama dua hari, 25- 27 Juni, di SMPN 4 Kintamani dengan target sasaran 1.000 orang.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli, dr. I Nyoman Arsana, mengakui capaian vaksinasi boosterdi Desa Songan A dan Songan B masih rendah, baru mencapai 25 persen. “Kalau vaksinasi dosis pertama di Desa Songan A dan Songan B sudah memenuhi target. Mudah-mudahan dengan kegiatan yang kami laksanakan bersama BIN, target (1.000 orang) bisa tercapai,” katanya.
Lebih jauh diungkapkan, lokasi vaksinasi pada Sabtu (25/6/2022) di Banjar Tabu, selanjutnya pada 26-27 Juni meminjam tempat di SMP 4 Kintamani, dekat Puskesmas. Dia mengimbau warga di dua desa tersebut memanfaatkan vaksinasi ini dengan baik. “Masyarakat kami harap jangan ragu lagi untuk divaksin,” ajaknya.
Menurutnya, sebagian warga Songan vaksinasi di luar, karena banyak merantau ke luar Bangli. “Untuk capaian vaksinasi dosis tiga secara umum di Bangli baru mencapai 53 persen. Saat ini kami menggandeng TNI/Polri, berusaha mengejar target 100 persen tersebut,” lugasnya.
Dari vaksinasi booster ini, ada hal perlu ditiru masyarakat. Warga Banjar Buluh, Desa Songan B yang lokasinya di balik bukit bernama I Wayan Manis (51), berjalan kaki belasan kilometer untuk bisa mendapat vaksinasi.
Dia mengaku jalan kaki sendirian dari rumahnya pukul 06.00 Wita menuju Balai Banjar Tabu, melewati perbukitan, dan baru sekitar pukul 11.00 Wita sampai di Balai Banjar Tabu. Total jaraknya sekitar 12 kilometer. “Saya tidak punya kendaraan, makanya jalan kaki ke sini untuk mendapat vaksin lengkap,” kisahnya.
Dia mendaku tinggal di Bukit Bawang yang lokasinya di perbatasan wilayah Bangli-Buleleng-Karangasem. Di Banjar Buluh, dia bertutur sebelumnya ada layanan vaksinasi booster. Sayang, dia tidak bisa mengikuti vaksinasi itu gegara terlambat informasinya.
“Kemarin Pak Kadus mengabari bahwa di Banjar Tabu ada vaksinasi, makanya saya ke sini,” jelasnya. “Saya jauh-jauh ikut vaksin, karena melaksanakan program pemerintah demi kekebalan tubuh,” pungkasnya. gia
























