POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Tim Nasional (Timnas) Skateboard Indonesia memulai pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Bali sebagai persiapan menuju Asian Games 2026 Nagoya yang akan digelar 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Manajer Timnas Skateboard Indonesia Achmad Taufan dalam keterangannya Minggu (8/2/2026), menyatakan pelatnas tersebut berlangsung mulai 1 Februari hingga 19 September 2026, yang saat ini bertempat di Amplitude Skatepark, Badung, Bali.
Selain latihan domestik, para atlet dijadwalkan melakoni pemusatan latihan di luar negeri serta mengikuti sejumlah kompetisi internasional termasuk Kejuaraan Dunia Skateboard 2026.
“Pelatnas berpusat di Bali dan Jakarta. Kami juga merencanakan training center antara di Jepang, Australia, atau Amerika Serikat. Serta mengikuti kejuaraan dunia di Brasil awal bulan Maret, dan Roma awal bulan Juni,” ujar Taufan.
Agenda internasional tersebut bertujuan meningkatkan jam terbang atlet, terutama setelah momentum keberhasilan meraih emas pada SEA Games 2025 di Thailand yang dibawa pulang oleh Basral Graito.
Taufan menerangkan bahwa ada perubahan personel pada nomor park putra, lantaran tim pelatih memberlakukan sistem promosi dan degradasi atlet. Komposisi atlet yang dipanggil merupakan hasil peninjauan ulang bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
”Nama-nama yang diajukan ditinjau kembali oleh Kemenpora untuk memastikan siapa yang paling potensial meraih medali di Asian Games 2026,” katanya menambahkan.
Namun, skuad Timnas Skateboard nomor street tetap sama dengan mengandalkan Basral Graito dan Sanggu Darma Tanjung di kategori putra, serta Wayan Malana Fairbrother bersama Zeefara Mahika Darmawan di kategori putri.
Selain aspek fisik, fokus utama latihan adalah peningkatan konsistensi trik. Beberapa skater bahkan mulai diarahkan untuk menguasai trik baru dengan tingkat kesulitan tinggi. ”Beberapa skater kami fokuskan mempelajari trik baru yang tingkatnya sudah setara juara dunia demi,” ungkap Taufan, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Terkait keberangkatan menuju kejuaraan dunia di Brasil pada Maret mendatang, tim manajerial sedang merampungkan proses administrasi agar dapat menurunkan kekuatan penuh. ”Kami berharap seluruh berkas selesai tepat waktu agar bisa berangkat full team ke Brasil,” pungkasnya. yes
























