Bersatu Kita Teguh, Beritikad Lebih Teguh

PUNCAK acara Foya Poya ulang tahun pernikahan Bapak dan Ibu Joger yang baru ke-42+ 1 tahun, dan ulang tahun Jogger PKK yang baru ke-40+1 tahun yang diawali dengan doa kepada Sang Pencipta. Foto: alt
PUNCAK acara Foya Poya ulang tahun pernikahan Bapak dan Ibu Joger yang baru ke-42+ 1 tahun, dan ulang tahun Jogger PKK yang baru ke-40+1 tahun yang diawali dengan doa kepada Sang Pencipta. Foto: alt

SUASANA penuh kekeluargaan tampak jelas dalam Foya Poya ulang tahun pernikahan Bapak dan Ibu Joger yang baru ke-42+ 1 tahun, dan ulang tahun Jogger PKK yang baru ke-40+1 tahun, bertema “Bersatu Kita Teguh, Beritikad Lebih Teguh” di Hongkong Garden, Jalan Bypass Sanur, Denpasar, Rabu (19/1/2022) sore.

Kendati dikemas sangat sederhana, kemeriahan terasa kental ketika 14 anggota keluarga Joger Kuta mempersembahkan tari kreasi dengan apik. Mereka membawakan khasanah Nusantara dengan penuh semangat. Tarian itu disambut tepuk tangan meriah seluruh keluarga Joger serta tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Puncak acara diisi pemotongan kue ulang tahun oleh Bapak dan Ibu Joger, didampingi Joger Junior serta anggota keluarga Joger lainnya. “Bapak Romo Venus tolong doakan kami,” pinta Joseph Theodorus Wulianadi alias Mr. Joger didampingi istri tercintanya, RR Ery Koesdarjati (Mrs. Joger), kepada pendeta sebelum memotong kue ulang tahun.

Acara yang dipandu MC Udin Sedunia itu, juga diiringi Kasteria Band yang membawakan lagu-lagu penuh cinta untuk menemani santap malam para tamu undangan serta keluarga Joger. Tak berhenti sampai di situ, malam spesial tersebut dihibur Bondres Kartonoyasa yang mengocok perut penonton.

Baca juga :  Target PAD Bangli Turun Rp65 Miliar

Armand Setiawan alias Joger Junior mengungkapkan, malam itu merupakan malam spesial bagi keluarga Joger. Sebab, keluarga Joger terakhir berkumpul tahun 2020, tepatnya sebelum Covid-19 melanda Bali, dan kemudian beralih menjadi pandemi.

Dia tak menyangka Covid-19 ini berdampak sangat dahsyat, menghabiskan energi dan menguras pikiran. Untuk itu, Joger Junior mengajak seluruh keluarga Joger serta tamu undangan memanjatkan doa agar pandemi ini segera berlalu. Pun kondisi serta situasi Bali kembali normal seperti dulu lagi. “Mari kita doakan yang terpapar agar cepat sembuh,” ajaknya.

Lebih jauh dituturkan, acara Foya Poya tersebut untuk mengucap syukur atas karunia Sang Pencipta. “Malam ini (kemarin) kita berkumpul untuk bersyukur dengan sadar menerima, memahami lalu mengembang-kempiskannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Mr. Joger berharap dengan syukuran ini akan datang kebaikan. Untuk itu, dia berpesan jika ingin mendapatkan kebaikan, maka jangan membuat susah orang lain dan jangan bikin susah diri sendiri. ‘’Karena diri sendiri juga orang, bukan orong-orong, bukan orang aring, dan bukan orang-orangan,’’ nasehatnya.

Mr. Joger juga berpesan agar jangan menikmati yang bukan merupakan hak dan kewajiban. Selain itu, juga jangan melakukan hal yang diri sendiri tidak suka dengan hal tersebut diperlakukan kepada diri sendiri, keluarga, dan juga kepada teman-teman.

Disinggung terkait kejutan bonus kepada keluarga Joger, Mr. Joger mengungkapkan bahwa itu hanya tarik ulur. Bagian accounting menyebut tidak perlu, karena dalam keadaan minus. Namun karena kebijakan, para keluarga dapat bonus. Bonus itu disesuaikan dengan kehadiran anggota keluarga.

Baca juga :  Masih Rawan Longsor, Tanggap Darurat Bencana di Bangli Diperpanjang

‘’Kalau mengikuti kas kita, sebenarnya tidak perlu mengasi. Tapi saya ajak (accounting, red) digeser-geser. Kejutan bonus total Rp600 juta, dan itu dibagi untuk 300 anggota keluarga. Ada yang dapat Rp4 juta, ada Rp3 juta, ada Rp2 juta, tapi paling rendah ada Rp1,4 juta.  Ini bukan uang kaget, tapi mereka senang toh,’’ tandasnya sembari melempar senyum. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.