Bali Tambah 68 Orang Positif Covid-19, Tiga Kabupaten Nihil

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali, Senin (23/11/2020), kembali didominasi tambahan kasus positif baru sebanyak 68 orang (64 transmisi lokal/TL dan 4 PPDN). Sementara pasien sembuh terpaut 5 orang lebih sedikit yakni sebanyak 63 orang. Kabar dukanya di hari yang sama, tiga pasien dinyatakan meninggal dunia.

Dipantau melalui situs resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, 68 orang yang terkonfirmasi positif tersebar di enam kabupaten/kota, dimana Kota Denpasar kembali menjadi penyumbang terbanyak 20 orang. Disusul Badung (13), Gianyar (12), Tabanan (11), Klungkung (7) dan Karangasem 5 orang.

Read More

Kabar baiknya, tiga kabupaten yakni Bangli, Jembana dan Buleleng nihil tambahan kasus positif baru. Dengan demikian, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid di Bali berjumlah 13.331 orang.

Sementara itu, 63 pasien yang dinyatakan sembuh dengan rincian, Kota Denpasar mencatatkan yang terbanyak 24 orang. Disusul Tabanan (11), Badung (9), Karangasem (6), Jembrana (6), Klungkung (5) dan Gianyar 2 orang. Jadi total pasien yang sudah sembuh di Bali berjumlah 12.155 orang (91,18%) dengan rincian 27 WNA dan 12.128 WNI.

Sedangkan tiga pasien yang dinyatakan meninggal dunia merupakan warga Kota Denpasar, Gianyar dan Klungkung masing-masing 1 orang. Dengan demikian, sampai saat ini pasien positif covid-19 di Bali yang telah meninggal dunia sebanyak 414 orang (3,11%) dengan rincian 411 WNI dan 3 WNA.

Setelah dikurangi pasien sembuh dan meninggal serta ditambah yang terkonfirmasi positif, kini kasus aktif (pasien dalam perawatan) bertambah 2 orang lagi menjadi 762 orang (5,72%) yang tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Dalam upaya menekan penularan, Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali meminta masyarakat Bali meningkatkan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan di manapun berada. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak menjadi kunci utama dalam pengendalian dan pencegahan virus yang berawal terjadi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut.

Covid-19 merupakan musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita. Karena itu, ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.