Bali Tambah 59 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bangli dan Karangasem Nihil

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali, Kamis (29/10/2020), terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 59 orang, 3 orang lebih banyak dari pasien sembuh yang berjumlah 56 orang. Kabar dukanya, kembali dua pasien dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan data harian yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Kamis (29/10/2020), ke-59 orang yang terkonfirmasi positif dilaporkan tujuh kabupaten/kota, kecuali Kabupaten Bangli dan Karangasem nihil.

Bacaan Lainnya

Rinciannya, Kota Denpasar dan Kabupaten Badung menjadi penyumbang terbanyak masing-masing 12 orang. Disusul Tabanan (9), Buleleng (9), Gianyar (6), Jembrana (6), Klungkung (4) dan domisili luar Bali 1 orang.

”Dengan demikian, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 11.647 orang (11.618 WNI dan 29 WNA) yang didominasi transmisi lokal, dimana per hari ini jumlahnya mencapai 11.250 kasus,” jelas Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Kamis (29/10/2020).

Sementara, dua pasien yang tutup usia merupakan warga Denpasar dan Gianyar. ”Sampai hari ini, pasien positif covid-19 yang meninggal dunia di Bali berjumlah 382 orang (3,28%) dengan rincian 380 WNI dan 2 WNA,” imbuh Rentin.

Sedangkan 56 pasien sembuh di Bali dilaporkan tujuh kabupaten/kota, dimana Kota Denpasar mencatatkan yang terbanyak 14 orang. Disusul Gianyar (9), Buleleng (9), Tabanan (8), Jembrana (7), Badung (5) dan Klungkung 4 orang. Total pasien sembuh di Bali, kini berjumlah 10.453 orang (89,75%) dengan rincian 10.427 WNI dan 26 WNA.

Baca juga :  Adhi Ardhana Ajak Budayakan Pakai Transportasi Umum

Berdasarkan data tersebut, kini kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali berjumlah 812 orang (6.97%) dengan rincian 811 WNI dan 1 WNA, yang dirawat di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Dari jumlah itu, Kabupaten Bangli memiliki pasien paling sedikit dalam perawatan sebanyak 35 orang. Sementara yang terbanyak Kota Denpasar 182 orang, disusul Badung (173), Gianyar (168), Tabanan (61), Klungkung (60), Karangasem (44), Buleleng (43) dan Jembrana 43 orang.

Kabar baik juga berhembus dari perkembangan pandemi covid-19 nasional, dimana jumlah pasien sembuh kembali lebih banyak dari tambahan kasus positif baru. Kali ini pasien sembuh sebanyak 3.985 orang atau berselisih 420 orang dari tambahan kasus positif baru yang berjumlah 3.565 orang. Sedangkan kasus meninggal berjumlah 89 orang yang dilaporkan 17 provinsi.

Pada bagian akhir, Made Rentin menekankan antisipasinya terhadap peningkatan kasus saat libur panjang ini sekaligus mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, menghindari keramaian dan menjaga jarak.

Ia menambahkan, sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan. Besaran denda yang diterapkan yakni Rp100.000 bagi pelanggar perorangan dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha serta tempat fasilitas umum lainnya.

Baca juga :  Beras Bantuan Dinsos NTB ke Tuna Netra Isi Kutu

Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu juga menegaskan, bahwa upaya pengendalian dan pencegahan covid-19 ini, bukan hanya tugas pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

Selain itu, untuk memutus rantai penularan Covid-19, maka keramaian dalam bentuk tajen di setiap Desa Adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

”Mari kita dukung upaya Pemerintah, dengan disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” harap Made Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.