Bagian dari Masyarakat Manca Desa, Bupati Gede Dana Sembahyang di Pura Bukit Gumang

  • Whatsapp
BUPATI Karangasem, I Gede Dana, bersama Wakil Bupati Karangasem dan Forkopimda Kabupaten Karangasem pedek tangkil ke Pura Bukit Gumang, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Minggu (19/9/2021). foto: ist

KARANGASEM – Bupati Karangasem, I Gede Dana, bersama Wakil Bupati Karangasem dan Forkopimda Kabupaten Karangasem pedek tangkil ke Pura Bukit Gumang, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Minggu (19/9/2021).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Karangasem tersebut disambut Kelian Desa Adat Bugbug, I Nyoman Purwa Ngurah Arsana; beserta manggala prajuru adat Manca Desa, yakni Desa Adat Bugbug, Desa Adat Jasri, Desa Adat Bebandem, Desa Adat Ngis dan Desa Adat Datah, juga hAdir Kelian Desa Adat Tenganan Pegringsingan.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Pengarah, I Wayan Artana, mengatakan eedan karya Ngresigana, Tabuh Gentuh, Labuh Gentuh Ngenteg Linggih, Nubung Pedagingan lan Mapeselang Pura Gumang, Desa Adat Bugbug telah dipersiapkan sejak Februari lalu hingga puput upacara nyineb di Pura Gumang (Ida Bhatara Tedun ke Desa Ngelantur Pemargin Paci Solah Abwang) pada 2 Oktober 2021.

Sedangkan puncak karya Ngenteg Linggih berlangsung pada 20 September 2021. ‘’Nganyarin lan Ngayu-hayu dimulai pada tanggal 21 September hingga 1 Oktober 2021, krama yang akan tangkil, diatur dengan menggunakan sif sampai malam dengan prokes ketat,’’ ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karangasem menyampaikan perasaannya yang bahagia bisa pedek tangkil ke Pura Luhur Gumang, dimana dirinya juga merupakan bagian dari masyarakat Manca Desa yang sangat luar biasa tersebut.

Baca juga :  Berat! Hunian Hotel di Nusa Dua dan Legian masih di Bawah 10 Persen

Bupati kelahiran Desa Adat Datah Kecamatan Abang ini sangat mengapresiasi pelaksanaan Karya Agung ini. Bupati mendoakan agar pelaksanaan Karya Agung Pura Luhur Gumang sungsungan Manca Desa berjalan lancar dan Sukses.

Bupati berharap, dengan terlaksananya karya ini, bisa menciptakan keseimbangan dunia khususnya di Bali. Mengingat Pura Bukit Gumang merupakan Pura Kahyangan Jagat di bagian tenggara, yang di-empon dan di-siwi oleh lima desa pakraman yang dikenal dengan Manca Desa yakni, Desa Adat Bugbug, Desa Adat Bebandem, Desa Adat Jasri, Desa Adat Ngis Kecamatan Manggis dan Desa Adat Datah, Kecamatan Abang.

‘’Saya lihat runtutan acara sangat bagus. Dalam setiap rangkaian upacaranya telah mengikuti peraturan yang ada. Saya juga harapkan, di hari yang sangat suci ini , jangan ada yang merasa marah dengan adanya aturan aturan yang diberlakukan,’’ ucapnya.

Ia juga berharap pengempon supaya memiliki hati yang besar dalam melihat kondisi seperti ini (pandemi). ‘’Mari kita bertanggungjawab bersama demi kelancaran setiap prosesi upacara karya ini dengan tetap menaati protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.