MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bersiap membuka pariwisata mancanegara dengan mempersiapkan beberapa skema di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Pembahasan dilakukan dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Badung, I Ketut Suiasa, di Ruang Rapat Kriya Gosana, Rabu (5/5/2021).
Rapat juga dihadiri Plt. Kadis Pariwisata Badung, Cokorda Raka Darmawan dan erwakilan perangkat daerah terkait di Kabupaten Badung, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan BPBD Provinsi Bali.
Wabup Suiasa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya memulihkan Pariwisata. Upaya percepatan penanggulangan Covid-19 melalui pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan program pemerintah pusat.
Skema yang dilakukan kata Suiasa adalah; pertama, mengefektifkan dan membuat suatu skema yang sama dalam pelaksanaan vaksinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali. Kedua, berkaitan dengan sinkronnya dan validasi data tentang kasus Covid-19. “Ketiga, kita bicara juga untuk menyatukan upaya informasi tentang skema rencana Bapak Presiden untuk membuka Pariwisata Bali pada bulan Juli,” ujar Suiasa.
Untuk itu, terhadap hal ini semua Suiasa mengajak agar selalu mengacu pada skema-skema yang diberikan oleh pemerintah pusat dan Provinsi Bali yang kemudian diterjemahkan dalam skema di Kabupaten Badung.
“Butuh konsisten untuk selalu mengevaluasi terhadap hal ini. Intinya bahwa ketika nantinya kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan baik sesuai dengan target, disitu harapan kita hasilnya adalah kasus Covid-19 semakin menurun, otomatis nantinya target bulan Juli itu bisa berjalan,” tegasnya.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pariwisata Cokorda Raka Darmawan mengatakan, tujuan dilaksanakan pertemuan ini adalah untuk menyamakan persepsi baik dari Kabupaten Badung maupun Pemerintah Provinsi Bali.
“Kami juga mohon informasi tentang rencana dibukanya wisatawan bulan Juli di Bali dan di Badung. Untuk itu kami mengundang dinas terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan dan BPBD Provinsi Bali persiapan apa saja yang dilakukan untuk menjadi zona hijau,” ujarnya. nas
























