Badung Jajaki Pembentukan Cabor E-Sport

KETUA Umum KONI Badung, Made Nariana (ketiga dari kiri) saat menerima sejumlah peminat cabang olahraga E-Sport, Senin (19/10/2020). foto: ist

MANGUPURA- Olahraga E-Sport (Olahraga dengan basis elektronik), belakangan mulai merebak di tanah air, termasuk Bali, khususnya di Kabupaten Badung.

Sejumlah peminat cabang olahraga (cabor) E-Sport di Badung, Senin (19/10/2020) bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) KONI Badung Made Nariana di ruang kerjanya membicarakan pembentukan Pengurus Cabor E-Sport Indonesia (ESI) Badung.

Bacaan Lainnya

Sementara, pengurus E- Sport Bali sudah terbentuk, bahkan sudah melaporkan kepengurusan itu kepada Pengurus KONI Bali, sementara di Badung belum terbentuk.

Ketum KONI Badung Made Nariana menerima dua laporan berpeda. Di satu pihak Ni Made Artini mengaku sudah menjadi Ketua Pengkab E-Sport Indonesia (ESI), Badung ditunjuk Pengurus Provinsi.

Di pihak lain IGA Made Agung juga mengaku mendapat tugas menjajakan pembentukan pengurus yang sama. Kedua-duanya, memang belum ada tugas tertulis. Kedua belah pihak menyodorkan susunan Pengurus Cabang, sekalipun dalam bentuk konsep.

Karena ada dua versi tersebut, Nariana menyarankan keduabelah pihak segera bertemu dengan Pengurus Provinsi, sehingga ditemukan kesamaan versi.

“Demi Badung, siapa pun nanti menjadi pengurus, silahkan. Semuanya demi olahraga,” kata Nariana seraya mengapresiasi kedua pihak yang sama-sama ingin mengembangkan E-Sport itu

Ia mengatakan, karena ini cabang olahraga baru, Pengprov Bali berhak menentukan siapa yang ingin diberikan mandat memimpin ESI Badung sepanjang juga atas sepengetahuan KONI Badung.

Pasalnya sebelum disahkan Pengurus Provinsi, Pengurus Cabor itu harus mendapat rekomendasi dari KONI Badung sebagai bakal calon anggota KONI.

Keduabelah pihak baik Artini dan Made Agung, segera akan bertemu dengan Pengurus E-Sport Bali, sehingga olahraga tersebut segera dapat dikembangkankan di bumi Keris itu.

Bahkan IGA Made Agung sudah merencanakan melakukan even E-Sport secara terbuka, di Balai Budaya Badung sehingga cabor itu semakin merakyat di kalangan milineal. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses