POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Sejak beredar informasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem akan memanggil seluruh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) secara bertahap untuk dimintai keterangan, hal itu justru dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu.
Seperti dialami Ketua BUMDes Seraya Barat, Karangasem, I Made Arya Susila, yang mengaku dapat telepon dari seseorang mengaku dari Kejaksaan Karangasem dan minta uang Rp25 juta.
“Saya dapat telepon dari orang mengaku Kejaksaan tadi pagi, sempat minta uang Rp25 juta jika ingin tidak dipanggil. Karena saya merasa tidak pernah melakukan pelanggaran, dan selalu mengikuti aturan yang ada selama menjadi ketua, saya abaikan orang itu. Setelah saya telusuri ternyata itu penipuan,” tutur Susila, Jumat (16/6/2023).
Susila mengungkapkan, awalnya penipu tersebut menuduh BUMDes Desa Seraya Barat ada banyak permasalahan berdasarkan laporan dari masyarakat. Karena itu Kejaksaan akan segera melakukan pemanggilan terkait dengan masalah yang dilaporkan.
Meski awalnya mengancam, penelepon kemudian memberi solusi jika tidak ingin dipanggil oleh pihak Kejaksaan. Susila disuruh menghubungi nomor yang katanya adalah Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem.
“Setelah saya hubungi nomor yang diberikan, saya kemudian dimintai uang Rp25 juta. Setelah itu maka permasalahan tersebut dianggap selesai, dan saya tidak dipanggil untuk dimintai keterangan ke Kejaksaan,” terangnya.
Setelah itu, Susila mulai merasa curiga, karena suara yang menelepon pertama dengan yang kedua mirip. Dia langsung menutup telepon dan memberitahu teman ketua BUMDes lainnya bahwa ada penipu gentayangan.
Hal senada dikisahkan Ketua BUMDes Amerta Buana, I Wayan Suara Arsana. Dia sempat mendapat telepon dengan suara, nomor telepon, dan cara bicara yang sama seperti terhadap Ketua BUMDes Seraya Barat.
Karena sempat diberitahu bahwa ada penipu yang mengatasnamakan Kejaksaan, dia tidak begitu menghiraukan ketika nomor yang sama menghubungi. “Namun, saat menelepon saya, tidak sempat minta uang,” tegasnya.
Terkait kejadian itu, Kasi Intelijen Kejari Karangasem, I Dewa Gede Semara Putra, minta agar jika ada telepon yang mengatasnamakan Kejaksaan, tidak usah dilayani. Jangan sampai jadi korban oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Kejaksaan dijamin tidak pernah melakukan hal seperti itu. Jika ingin melakukan pemeriksaan pasti akan melayangkan surat terlebih dahulu.
“Tadi saya sudah dengar terkait hal tersebut, katanya ada penipu yang mengatasnamakan Kejaksaan untuk menelepon beberapa ketua BUMDes. Saya harap semua pihak tetap waspada dan hati-hati. Jika mengatasnamakan Kejaksaan jangan dihiraukan, langsung saja dimatikan,” imbaunya. nad
























