8.759 KK di Bangli Terima BST

  • Whatsapp
PARA penerima BST di Kabupaten Bangli saat proses pencarian BST di Kantor Pos. Foto: ist
PARA penerima BST di Kabupaten Bangli saat proses pencarian BST di Kantor Pos. Foto: ist

BANGLI – Pemerintah pusat mulai awal tahun 2021 mendistribusikan bantuan sosial (bansos) berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) yang sebelumnya berbentuk sembako bagi warga terdampak Covid-19. Kabupaten Bangli mendapat kuota 8.759 kepala keluarga (KK) sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Bangli, I Wayan Karmawan; didampingi Kasi Pendataan, Kelembagaan Sosial, dan Kemitraan, Neneng Setiawati, Senin (11/1/2021).

Lebih lanjut disampaikan, tahun 2020 jumlah warga yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebanyak 9.069 KK. Tahun ini menurun menjadi 8.759 KK. Berkurangnya penerima karena ada beberapa hal, seperti yang bersangkutan mendapat bantuan BLTD, PKH atau bantuan lain dari pusat, sehingga namanya tidak muncul lagi. Ada juga yang meninggal belum masuk di adminduk, sehingga namanya tidak muncul.

Bacaan Lainnya

“Ada tiga jenis bantuan sosial dari pusat yakni Program Keluarga Harapan (PKH), program sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST),” terang Wayan Karmawan.

Mengisi kekurangan tersebut, sebutnya, pendataan dilakukan mulai dari desa/kelurahan yang diusulkan ke pusat melalui Dinas Sosial. Untuk melengkapi, musdes/muskel akan menghasilkan berita acara digunakan Dinas Sosial memverifikasi dan validasi data dengan DTKS melalui kunjungan rumah tangga untuk dilaporkan ke Bupati. Hasil verifikasi dan validasi data yang disahkan Gubernur selanjutnya diteruskan ke Menteri Sosial.

Baca juga :  Walikota Rai Mantra Buka Lomba Layang-layang Beraya Gede Likas Panjer

Untuk program BST, ulasnya, setiap penerima mendapat uang tunai Rp300 ribu per bulan selama empat bulan sejak Januari hingga April 2021. “Kuota untuk Bangli 8.759 KK melalui Kantor Pos 8.573, dan 186 KK melalui bank yang direalisasi awal Januari,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.