POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Rumah semi permanen yang berada di Jalan Kartini tepatnya di Gang Pura Pasek, Banjar Wangaya Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara mengalami kebakaran pada Selasa (13/6/2023) sekitar pukul 09.05 Wita. Dalam kejadian itu, satu orang korban dilaporkan mengalami luka bakar.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa atau yang akrab disapa Gus Joni, saat dikonfirmasi menyampaikan, setelah mendapat info dari warga, tim BPBD Kota Denpasar langsung mengerahkan semua pos untuk menerjunkan damkar dan ambulans ke TKP.
Penanganan kejadian kebakaran ini juga dibantu Damkar Kabupaten Badung. “Damkar yang dikerahkan 6 damkar Denpasar dibantu 2 damkar Badung,” ujarnya.
Ia menerangkan, dalam kejadian kebakaran tersebut, satu orang bernama Ruslan Junaedi (56) mengalami luka bakar. Korban mengalami luka bakar di kepala dan pergelangan tangan kanan, luka robek jari tengah tangan kanan, luka bakar di telapak kaki kiri. “Korban langsung dirujuk ke RSUD Wangaya,” kata Gus Joni.
Gus Joni menjelaskan, objek yang terbakar kurang lebih 34 unit bangunan (rumah semi permanen) yang masing-masing bangunan seluas ± 50 meter persegi. Total, rumah yang terdampak kebakaran dihuni oleh 42 kepala keluarga (KK) atau 118 jiwa. “Penyebab kebakaran ini diperkirakan api kompor yang ditinggal saat memasak. Untuk perkiraan kerugiannya belum diketahui,” imbuhnya.
Kalak BPBD Denpasar menambahkan, kebakaran rumah di Jalan Kartini juga merembet ke pelinggih pura yang berada di Jalan Sutomo Gang III, Banjar Belong Menak, Pemecutan Kaja. Di lokasi ini, atap pelinggih Gedong Ratu terbakar dengan perkiraan kerugian jutaan rupiah. Untuk menanggulangi kebakaran tersebut, BPBD Kota Denpasar mengerahkan petugas damkar dari Pos Induk dan Pos Mahendradata ke TKP.
Menurut Gus Joni, para korban terdampak kebakaran tersebut kini tinggal sementara di masjid, mushola setempat, dan tenda di tanah kosong sekitar TKP. “Setelah kejadian ini, kami telah menyalurkan bantuan berupa family kit yang berisi selimut, sarung, handuk, dan tikar plastik dari BNPB sebanyak 60 buah,” tandasnya. rap
























