Zulkieflimansyah Diisukan Maju ke Pilpres, Keluarga Dukung Penuh

  • Whatsapp
GUBERNUR Zulkieflimansyah saat melantik adiknya, Dewi Noviany sebagai Wakil Bupati Sumbawa, beberapa hari lalu. Foto: rul
GUBERNUR Zulkieflimansyah saat melantik adiknya, Dewi Noviany sebagai Wakil Bupati Sumbawa, beberapa hari lalu. Foto: rul

MATARAM – Isu masuknya nama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, dalam bursa kandidat yang maju dalam Pilpres 2024 mendatang ditanggapi serius pihak keluarga. Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, selaku adik kandung Zulkieflimansyah angkat bicara terkait wacana yang mulai santer dibincangkan terutama di lingkup lokal NTB tersebut.

Menurut Novi, panggilan akrabnya, sebagai adik dia tentu sangat mendukung kakaknya bila benar ikut masuk sebagai calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres). Namun, kata dia, dukungan dan doa saja tentu tidak cukup modal menjadi capres atau cawapres. Hasil survei juga patut jadi pertimbangan. Yang jelas, dia tidak mempersoalkan keinginan Zul untuk maju ke tingkat nasional.

Bacaan Lainnya

“Sebagai keluarga, khususnya saya sebagai adik, sangat mendukung dan berdoa. Kalau itu memang yang terbaik ya kami terima, tapi tetap survei jadi rujukan,” ucapnya saat berbuka puasa bersama wartawan di Mataram, Senin (3/5/2021) malam. 

Dia berkata boleh-boleh saja orang bilang tidak bisa, tapi kalau tidak dicoba dulu maka kita tidak akan pernah tahu. Kalaupun nanti ada kekurangan, itu bisa dipelajari. “Saya pun sebelumnya enggak bermimpi jadi seperti saat ini, tapi karena dicoba ternyata bisa juga,” kata dia mencontohkan.

Baca juga :  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Sekda Ajak Korpri Update Perkembangan Teknologi Informasi

Sebagai catatan, Novi sebelumnya merupakan seorang guru, yang jenjang karirnya paling naik menjadi kepala sekolah dan kemudian berakhir menjadi pengawas. Siapa sangka dia kini menjadi orang nomor dua Pemkab Sumbawa. “Yang penting itu optimis, enggak ada kata menyerah,” tegasnya.

Sejauh ini, terangnya, Zul tidak pernah menyampaikan keinginan menjadi capres atau cawapres itu secara langsung kepada keluarga besar. Novi menilai semua itu mengalir begitu saja. Tetapi, Novi tidak mau berkomentar lebih jauh saat disinggung apakah lebih memilih abangnya menjadi calon Gubernur NTB untuk periode kedua, atau menjadi capres atau cawapres.

Waduh saya no comment soal itu. Tapi yang jelas kalau saya berharap yang terbaik untuk umat saja,” kelitnya.

Sebelumnya, Zulkieflimansyah menanggapi soal isu dirinya disebut-sebut akan maju dalam bursa calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Dia mendaku dicalonkan ataupun mencalonkan itu merupakan sesuatu yang sah-sah saja terjadi dalam dunia politik, dan bukan mustahil juga terjadi. “Artinya kalau nama kita diperhitungkan, ya itu sah-sah saja,” sebutnya beberapa waktu lalu.

Soal apakah pengabdian di NTB sebagai Gubernur hanya cukup satu periode, dia tegas menyatakan antara Pilpres dan Pilgub berbeda. Apalagi Pilgub dilangsungkan setelah Pilpres dan Pileg.

“Pilgub ini belakangan, masih lama. Jadi kita lihat saja, karena kita belum tentu besok masih hidup. Ini kan cita-cita ingin jadi begini atau begitu,” katanya kalem. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.