Warga Tanyakan Kepastian Pelantikan PAW Gede Dana

SRI Dewi Wahyuni bersama suaminya usai menemui pimpinan DPRD Karangasem untuk menanyakan kepastian pelantikan PAW di DPRD Karangasem, Senin (30/11/2020). Foto: Ist
SRI Dewi Wahyuni bersama suaminya usai menemui pimpinan DPRD Karangasem untuk menanyakan kepastian pelantikan PAW di DPRD Karangasem, Senin (30/11/2020). Foto: Ist

KARANGASEM –  Sejumlah warga Kecamatan Abang mendatangi DPRD Karangasem, Senin (30/11/2020). Mereka ingin menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Labasari, Kecamatan Abang terkait tokoh masyarakat setempat yang menjadi pengganti antarwaktu (PAW) I Gede Dana, sampai kini belum diproses. I Gede Dana yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Karangasem mengundurkan diri karena ikut kontestasi Pilkada Karangasem 2020.

Kedatangan warga tersebut diterima tiga wakil ketua DPRD Karangasem yakni I Nengah Sumardi, I Made Agus Kertiyana, dan I Wayan Parka. Sumardi pada kesempatan itu mengatakan DPRD merupakan lembaga politik, dan keputusan dilakukan berdasarkan implementasi untuk kepentingan bersama. “Untuk perwakilan yang hadir ingin menyampaikan maksud dan tujuan kehadirannya ke DPRD, silakan sampaikan. Kami terbuka, tidak ada maksud lembaga menghambat yang menjadi keinginan bersama,” ajaknya.

Bacaan Lainnya

I Nyoman Surata selaku juru bicara warga mengatakan, mereka hendak menanyakan tentang PAW I Gede Dana yang mengundurkan diri sebagai Ketua DPRD pada bulan September lalu. Sesuai aturan internal, penggantinya Ni Kadek Sri Dewi Wahyuni. Prinsipnya, warga ingin tahu kepastian kapan pelantikan Wahyuni untuk menggantikan Gede Dana.

“Mengingat prosedur dan administrasi surat Gubernur sudah keluar, kami menghadap kepada Dewan minta penjelasan agar Sri Dewi Wahyuni segera dilantik. Kalau bisa agar hari ini juga, karena kami sangat berharap apa yang menjadi aspirasi kami agar segera tersalurkan lewat lembaga ini,” serunya.

Sumardi kembali menegaskan, selaku pimpinan dia tidak ada maksud menghambat. Terkait PAW, dia beralasan koleganya sesama anggota DPRD dari sisi kegiatan cukup padat. Meski begitu, dia berjanji aspirasi warga akan segera ditindaklanjuti. “Sekali lagi tidak ada maksud unsur untuk menghambat, saya minta Sekwan coba koordinasikan kepada yang bersangkutan, entah itu hari baik. Situasi ini murni karena kegiatan lembaga yang cukup padat,” ulasnya.

Made Sukana yang merupakan suami Wahyuni mengatakan, meski bisa memahami kesibukan para legislator, dia mohon atas nama masyarakat Abang agar bisa diagendakan kapan waktunya. Kedatangannya menanyakan masalah ini dengan mendapat jawaban yang memuaskan. “Untuk selanjutnya nanti saya koordinasi dengan pihak pedanda terkait hari baik jadwal pelantikan, dan saya akan koordinasikan ke Sekwan,” cetusnya menandaskan. 017

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses