POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Semangat dan jasa para pejuang dalam merebut kemerdekaan Indonesia dapat menjadi teladan sekaligus inspirasi bagi generasi muda bangsa. Seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda, dapat melanjutkan perjuangan para veteran untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan mampu menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Hal itu disampaikan Kepala SMPN 7 Denpasar, I Wayan Sugianta, S.Pd., M.M., M.Fis., saat acara Veteran Bercerita di SMPN 7 Denpasar, Kamis (21/5/2026). Veteran Bercerita adalah program inovatif dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar bekerja sama dengan LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia). Kegiatan ini rutin menghadirkan para veteran perang untuk datang langsung ke sekolah-sekolah guna berbagi kisah perjuangan, menanamkan nilai nasionalisme, serta membangkitkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Sosial Kota Denpasar yang sudah berinisiatif mempertemukan kami dengan para veteran yang sudah berjuang untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Program seperti ini sangat berarti, karena anak-anak kami tidak hanya belajar dari buku, tapi belajar langsung dari sumbernya. Ini tentu harus menjadi inspirasi bagi generasi muda bagaimana mencintai Tanah Air,’’ ujar Sugianta.
Ia mengatakan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, ras, agama, bahasa, dan sebagainya tidak mudah. Tentu saja nilai-nilai perjuangan para veteran, bisa menjadi motor motivasi, bagaimana mengajak warga sekolah untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
‘’Bapak dan ibu bukan hanya tamu. Bapak dan ibu adalah guru sejarah yang paling nyata. Dulu bapak dan ibu berjuang dengan senjata dan keberanian di medan perang. Sekarang, bapak dan Ibu berjuang lagi dengan cara lain, yaitu berbagi cerita agar kami, terutama anak-anak ini, tidak lupa dengan arti kemerdekaan,’’ ujar Sugianta.
Sugianta menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan beragam suku, ras, agama, bahasa, dan budaya, namun senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu tidak lepas dari Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. “Jadi, perjuangan para veteran semua sudah terbukti, bahwa perbedaan-perbedaan yang ada justru menimbulkan kekuatan-kekuatan yang lebih dahsyat, bagaimana kita memajukan bangsa dan negara,” katanya.
Kepada siswa, Sugianta juga menyampaikan agar meneladani semangat perjuangan para veteran. ‘’Coba bayangkan, waktu bapak ibu veteran seusia kalian, mereka tidak bisa tenang belajar seperti kalian sekarang. Mereka harus berani, harus bersatu, dan harus berkorban. Hari ini tugas kalian jauh lebih ringan, belajar dengan sungguh-sungguh, saling menghargai, dan menjaga nama baik bangsa. Itu sudah menjadi bentuk cinta Tanah Air yang luar biasa,’’ ujarnya mengingatkan.
Karena itu, ia meminta para siswa untuk mendengarkan baik-baik cerita dan pesan dari bapak dan ibu veteran. Tanyakan apa saja yang ingin kalian tahu. Karena setiap cerita yang disampaikan adalah harta yang tidak ternilai harganya.
‘’Sekali lagi, terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Bali, Kota Denpasar dan para veteran. Semoga acara ini menjadi jembatan antara masa lalu yang penuh pengorbanan, dengan masa depan yang akan kita bangun untuk generasi penerus bangsa,’’ pungkas Sugianta. tra























