Usai Jadi Bupati Bangli, Made Gianyar Siap Kembali Mengajar dan Bertani

  • Whatsapp
MADE Gianyar akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Bupati Bangli dua periode pada Rabu (17/2/2021). foto: ist

BANGLI – Setelah 10 tahun memimpin Kabupaten Bangli, Bali selaku Bupati, I Made Gianyar akan mengakhiri masa tugasnya pada Rabu (17/2/2021). Setelah tidak lagi menjabat, Made Gianyar mengaku akan kembali ke pekerjaan lama sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (Unwar). “Selain itu akan kembali bertani,” katanya melalui pesan Whatsapp, Selasa (16/2/2021).

Selama bertugas, politisi asal Desa Bunutin, Kintamani ini mengakui tentu ada kekurangan karena keterbatasan waktu, kewenangan, anggaran dan kemampuan dalam menjalankan roda pemerintahan. Karenanya dia mohon maaf sebesar- besarnya kepada masyarakat maupun pihak lainnya.

Bacaan Lainnya

“Hubungan struktural, birokrasi, jabatan itu berbatas waktu. Tapi hubungan persaudaraan, kekerabatan akan berjalan sepanjang masa, dan semoga hubungan silahturahmi di antara kita akan tetap berjalan sampai akhir kehidupan,” ungkapnya.

Made Gianyar mendaku terus berdoa dan berbuat sebagai warga Bangli, sehingga Bangli lebih maju, masyarakatnya lebih sejahtera dan bahagia. Dia juga mengungkapkan, karena kondisi pandemi Covid-19 dan keterbatasan informasi, maka tidak dapat menyapa seluruh ASN di Bangli.

“Melalui bapak-ibu semua, kami menitip salam sehat, bahagia, selamat menjalankan tugas dengan lebih baik, dan mohon maaf kalau ada tutur kata, perbuatan kami kurang berkenan di hati seluruh ASN Kabupaten Bangli,” pesannya.

Baca juga :  Penuhi Kebutuhan Pelanggan, PDAM Kirim Air Pakai Tangki

Kepada jajaran pimpinan OPD, Sekda dan Wakil Bupati Bangli, dia berharap semua bersifat administratif dan merupakan kewenangannya selama menjabat agar cepat diselesaikan sebelum dan atau sampai tanggal 17 Februari. Jika karena sesuatu hal tidak dapat diselesaikan sebelum dan atau sampai tanggal 17 Februari, dia siap menandatangani kapanpun sesuai tempat yang disepakati.

“Sekiranya ada tugas, pekerjaan, baik tugas akibat pelaksanaan otonomi daerah, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan dari pemerintah atasan, tolong dimasukkan dalam memori serah terima jabatan, untuk dilanjutkan pada fase pemerintahan berikutnya sesuai sistem tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” pinta Made Gianyar. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.