POSMERDEKA.COM, BULELENG – Bawaslu Provinsi Bali mewanti-wanti partai politik (parpol) di Kabupaten Buleleng agar tertib administrasi demi mencegah terjadinya sengketa proses menjelang tahapan Pemilu 2029. Peringatan itu disampaikan sebagai bentuk antisipasi dini sebelum tahapan pendaftaran peserta pemilu dimulai pada 2027. Demikian ditegaskan Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bali, Gede Sutrawan, saat rapat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Penyelesaian Sengketa Proses dan Konsolidasi Demokrasi untuk antisipasi dini menghadapi tahapan pendaftaran peserta Pemilu tahun 2027, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Bawaslu Kabupaten Buleleng tersebut dihadiri pimpinan KPU Kabupaten Buleleng serta perwakilan pengurus partai politik (parpol) peserta pemilu se-Kabupaten Buleleng. Menurut Sutrawan, kesiapan administratif parpol merupakan hal penting. “Pengalaman sengketa proses yang pernah terjadi di Kabupaten Buleleng pada Pemilu sebelumnya harus menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh partai politik, agar lebih siap memenuhi persyaratan administrasi dan pencalonan,” pesannya.
Sutrawan juga mengingatkan parpol untuk memberi perhatian khusus pada aspek-aspek krusial yang sering memicu persoalan hukum di lapangan. Antara lain memastikan pemenuhan ketentuan keterwakilan perempuan, juga validitas data kepengurusan dan keanggotaan. Tujuannya agar terhindar dari potensi pelanggaran administrasi yang dapat memicu sengketa proses.
Dia turut memaparkan strategi yang akan diambil Bawaslu bila terjadi sengketa proses pemilu di kemudian hari. Bawaslu disebut berkomitmen mengedepankan penyelesaian sengketa melalui mekanisme mediasi, sebagai upaya penyelesaian yang cepat, efektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sutrawan juga menggarisbawahi komitmen Bawaslu Bali dalam menegakkan keadilan pemilu secara menyeluruh melalui fungsi pencegahan. “Kami terus memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran berat, seperti politik uang, serta pelanggaran netralitas ASN, TNI, dan Polri,” jaminnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Buleleng, I Kadek Carna Wirata, memberi apresiasi tinggi atas komitmen seluruh parpol yang hadir. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran seluruh peserta. Pada masa non-tahapan pemilu ini, Bawaslu tetap konsisten melaksanakan tugas-tugas pengawasan secara optimal,” ucap Carna.
Carna kemudian memaparkan fokus kerja jajaran Bawaslu Buleleng yang sedang berjalan demi menyongsong kontestasi politik yang akan datang. “Salah satu fokus kami saat ini adalah melalui pengawasan Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan, sebagai bentuk kesiapan nyata menuju tahapan Pemilu 2029,” tandasnya. hen























