Sekolah Negeri Mulai Ditinggalkan? 3.161 Anak Ber-KK Denpasar Pilih SD Swasta

ORANG tua murid saat melihat hasil pengumuman SPMB di SD negeri di Denpasar. Foto: ist
ORANG tua murid saat melihat hasil pengumuman SPMB di SD negeri di Denpasar. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pendidikan anak merupakan keputusan penting yang harus dihadapi orang tua, tidak terkecuali pada sekolah dasar (SD). SD swasta di Denpasar kini menjadi pilihan utama banyak orang tua demi mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik, fasilitas lengkap, dan program pengembangan karakter.

Meskipun mematok biaya yang lebih tinggi dibandingkan sekolah negeri, sekolah swasta dinilai mampu memberikan perhatian lebih pada potensi anak sejak dini. Berdasarkan survey, dari beberapa sekolah swasta kategori menengah ke atas, ternyata antrian daftar tunggu cukup banyak, artinya minat orangtua yang ingin memasukkan ke sekolah swasta dengan fasilitas baik, cukup tinggi. Mereka para orang tua ingin layanan pendidikan yang berkualitas demi masa depan putra-putrinya terjamin dengan baik.

Read More

Disdikpora Kota Denpasar mencatat adanya kecenderungan yang tinggi dari orangtua siswa ber-Kartu Keluarga (KK) Kota Denpasar untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke SD swasta di Denpasar ketimbang ke sekolah negeri tahun ini. Berdasarkan data resmi dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, total jumlah anak ber-KK Denpasar, yang mencakup lulusan Taman Kanak-kanak (TK) maupun anak usia sekolah yang siap memasuki jenjang SD tahun ini, tercatat sebanyak 8.193 orang.

Namun, dari keseluruhan data tersebut, jumlah anak ber-KK Denpasar yang mendaftarkan diri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD negeri di Denpasar hanya sebanyak 5.032 orang. Dengan demikian, terdapat selisih sebanyak 3.161 anak yang kemungkinan besar memilih langsung mendaftar ke berbagai lembaga sekolah dasar swasta.

Berdasarkan hasil penerimaan murid baru SD negeri di Denpasar tahun ini, dari 9.248 siswa yang dinyatakan lolos, 4.216 orang atau 45,6 persen merupakan KK luar Denpasar. Sementara KK Denpasar hanya mengisi 54,4 persen atau sebanyak 5.032 orang. Artinya, 3.161 anak ber-KK Denpasar kemungkinan besar memilih langsung mendaftar ke berbagai lembaga sekolah dasar swasta.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Suriawan, mengungkapkan bahwa fenomena ini didominasi oleh kalangan masyarakat dengan kondisi finansial menengah ke atas. “Memang potensi siswa SD terutama yang ber-KK Denpasar itu kan mestinya kurang lebih 8.000 sekian. Tapi di sistem itu mereka yang mendaftar di sekolah negeri 5.000 sekian. Artinya, KK Denpasar mereka yang kalangan menengah ke atas dia cenderung memilih sekolah di sekolah-sekolah swasta,” papar I Nyoman Suriawan saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026).

Banyaknya variasi program belajar, metode pengajaran yang dinilai baik menjadi pertimbangan kuat orang tua lebih memilih menyekolahkan anak di SD swasta ketimbang SD negeri. Salah satu orang tua murid di Denpasar, Mahardika, mengaku ada beberapa alasan mengapa dia menyekolahkan putranya anak di salah satu SD swasta di Denpasar.

Dia menjelaskan program-program belajar yang ditawarkan di sekolah itu tidak hanya fokus pada kegiatan akademik, melainkan juga nonakademik. Misalnya menyediakan berbagai macam pilihan ekstrakurikuler mulai dari seni hingga olahraga. 

Wulandari, orang tua murid lainnya di Denpasar yang juga memilih menyekolahkan anaknya di sekolah swasta, mengaku alasannya karena faktor kualitas dan kenyamanan. “Memang mahal, tapi kami yakin anak mendapat pembelajaran yang sesuai perkembangan zaman. Fasilitasnya lengkap, dan ada banyak program tambahan yang mendukung bakat anak,” tuturnya.

Menurut Wulandari, meski beban biaya yang dikeluarkan menjadi lebih tinggi, banyak orang tua merasa pengorbanan tersebut sepadan demi masa depan anak.

“Orang tua sekarang lebih kritis. Kami ingin anak punya pengalaman belajar yang baik, tidak sekadar mengejar ijazah,” katanya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.