Update Covid-19 di Denpasar: Total Sembuh 675 Orang, 339 Dirawat

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: dok

DENPASAR – Kabar gembira terus berhembus dari perkembangan harian kasus covid-19 di Kota Denpasar, menyusul Sabtu (18/7/2020), ada penambahan pasien sembuh sebanyak 31 orang. Sehingga, total pasien yang sudah sembuh di ibu kota provinsi Bali ini menjadi 675 orang.

Dalam beberapa hari ini, angka kesembuhan pasien di Denpasar memang lebih banyak dari tambahan kasus positif baru. Kabar baiknya, juga tidak ada tambahan pasien yang meninggal sehingga jumlahnya tetap 12 orang.

Bacaan Lainnya

“Astungkara, Sejak beberapa hari belakangan ini, angka kesembuhan terus meningkat. Hal ini tentu semakin menambah optimisme kita, namun masyarakat harus tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan, karena setiap harinya juga ada tambahan kasus positif baru,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu (18/7/2020).

Dikatakan, di hari yang sama Sabtu (18/7/2020), ada tambahan posiitif sebanyak 25 orang, sehinga secara kumulatif kasus Covid 19 di Kota Denpasar berjumlah 1.026 orang. ”Kasus positif covid-19 di Denpasar masih fluktuatif, karena banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif baru,” ungkap Dewa Rai seraya menambahkan, saat ini sebanyak 339 pasien covid-19 masih dalam perawatan intensif.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan itu, lanjut Dewa Rai, diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kita memiliki tanggung jawab bersama dalam memutus penyebaran virus ini. Saat ini, GTPP tetap fokus melakukan 3 T (tracing, testing dan treatmen. Untuk menemukan kasus, melalui tracing, tes dan isolasi atau perawatan,” terangnya.

Dewa Rai menambahkan, walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan. Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” bebernya.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan semua pihak ikut berpartisipasi mencegah penularan covid-19 agar tidak semakin meluas. Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara. Yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan. yes

Berikut Tambahan Kasus Positif Covid di Denpasar
Desa Tegal Harum: dua orang laki-laki usia 51 dan 55 tahun serta empat orang perempuan usia 51, 11, 11 dan 18 tahun. Desa Dauh Puri Kaja: seorang laki-laki usia 12 tahun. Kelurahan Pemecutan: seorang laki-laki usia 49 tahun serta tiga orang perempuan usia 45, 12 dan 40 tahun. Desa Peguyangan Kangin: seorang perempuan usia 50 tahun. Desa Sanur Kauh: seorang laki-laki usia 28 tahun serta seorang perempuan usia 40 tahun.

Kemudian Desa Ubung Kaja: dua orang perempuan usia 66 dan 36 tahun. Desa Pemecutan Kaja: seorang laki-laki usia 12 tahun serta empat orang perempuan usia 44, 30, 50 dan 54 tahun. Desa Sumerta Kauh: seorang perempuan usia 48 tahun. Kelurahan Penatih seorang perempuan usia 29 tahun. Kelurahan Peguyangan: seorang laki-laki usia 26 tahun. Kelurahan Tonja: seorang laki-laki usia 27 tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses