DENPASAR – Pasien sembuh yang kembali lebih banyak dari tambahan kasus positif baru, kembali terjadi pada perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar, Senin (10/5/2021).
Kabar ini sekaligus mengatrol persentase kesembuhan pasien covid-19 di ibu kota provinsi Bali ini semakin meningkat menjadi 95,23% dari sehari sebelumnya 95,12%. Kabar baik ini semakin lengkap, karena di hari yang sama, Denpasar nihil tambahan kasus meninggal dunia.
Dari rilis yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Senin (10/5/2021), mencatat tambahan pasien sembuh sebanyak 39 orang, sementara tambahan kasus positif bertambah 24 orang.
Dengan demikian, secara kumulatif, kasus positif di Kota Denpasar sampai Senin (10/5/2021) berjumlah 14.484 orang. ”Dari jumlah itu, yang sembuh sebanyak 13.793 orang (95,23%), meninggal 330 orang (2,28%) dan pasien dalam perawatan (kasus aktif) kini berkurang 15 orang menjadi 361orang (2,49%),” ungkap Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
Dewa Rai berharap, kabar baik ini tidak membuat masyarakat menjadi abai. Sebaliknya, harus tetap waspada dengan meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah terjadi penularan. ”Kami sangat berharap masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, kapan pun dan dimana pun,” harapnya.
Dia juga menyebutkan, Pemkot Denpasar bersama Satgas, juga terus berupaya memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat. “Kami mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai sambil mengingatkan semua pihak ikut berpartisipasi mencegah penularan covid-19 agar tidak semakin meluas.
Kemudian, dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegasnya. yes
























