DENPASAR – Setelah dua hari beruntun didominasi kasus positif baru, kali ini perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar, Sabtu (20/3/2021) kembali mencatatkan pasien sembuh yang lebih banyak dari tambahan kasus positif.
Dari rilis yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Sabtu (20/3/2021), jumlah harian pasien sembh sebanyak 49 orang, terpaut 32 lebih banyak dari tambahan kasus positif yang berjumlah 17 orang. Kabar dukanya di hari yang sama, kasus meninggal dunia bertambah 2 orang.
Dua pasien yang tutup usia tersebut yakni pasien pertama diketahui seorang laki-laki usia 62 tahun yang berdomisili di Kelurahan Penatih. Sedangkan pasien kedua merupakan seorang perempuan usia 52 tahun yang berdomisili di Kelurahan Padangsambian.
”Dengan demikian, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Denpasar berjumlah 11.831 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 11.050 orang (93,40 persen) sudah sembuh, meninggal 230 orang (1,94 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 551 orang (4.66 persen),” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu (20/3/2021).
Meski tambahan kasus positif baru menunjukkan penurunan cukup signifikan, Dewa Rai tak henti-hentinya mengajak masyarakat tetap waspada dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, kapan pun dan dimana pun. “Jangan mengurangi kewaspadaan. Intinya kapan pun dan dimana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya,
Dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Pihaknya juga kembali mengingatkan semua pihak agar ikut berpartisipasi mencegah penularan covid-19 agar tidak semakin meluas. “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” harap Dewa Rai. yes
























