GIANYAR – Memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-49, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali melaksanakan kunjungan sosial ke Gianyar, Selasa (9/3/2021). Mereka dan TP PKK Gianyar memberi berbagai bantuan kepada balita kurang gizi, ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik (KEK), dan lansia di halaman belakang kantor Bupati Gianyar.
Balita yang mengalami kurang gizi serta berasal dari keluarga miskin, masing-masing menerima bantuan tiga kaleng susu formula dan 25 kg beras dari TP PKK Provinsi Bali. Itu masih ditambah paket makanan dari TP PKK Gianyar. Sementara untuk ibu hamil KEK, menerima bantuan 25 KG beras dari TP PKK Provinsi Bali, plus paket susu, jus buah, sayur dan susu UHT dari IBI Bali dan paket biskuit dari TP PKK Gianyar.
TP PKK Gianyar juga memberi bantuan kursi roda dan paket sembako kepada seorang lansia asal Desa Singapadu, Ni Wayan Rasi. Ditambah 25 kg beras dari TP PKK Provinsi Bali.
Ketua TP PKK Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Provinsi atas kepercayaan dan dipilihnya Gianyar dalam kunjungan sosial serangkaian HKG PKK. Dia berharap dengan bantuan tersebut para ibu hamil dan balita dapat meningkat derajat kesehatannya.
“Harapan saya, bantuan ini menjadi rangsangan bagi ibu hamil dan ibu balita untuk senantiasa meningkatkan derajat pengetahuan dalam meningkatkan status kesehatan,” ajaknya.
Pelaksanaan HKG PKK di Gianyar, jelasnya, merupakan upaya untuk selalu melaksanakan kegiatan yang berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan keluarga dan masyarakat, sebagai upaya penanggulangan stunting atau tengkes.
Adnyani Mahayastra juga memaparkan pencapaian kinerja TP PKK Gianyar dari tahun 2013 hingga 2019, yang mampu menurunkan angka tengkes. Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdes) tahun 2013, di Kabupaten Gianyar besaran balita stunting sebesar 40,99 persen.
Berkat kerja keras TP PKK dari tingkat kabupaten hingga desa, tahun 2018 tengkes di Gianyar turun menjadi 12,1 persen berdasarkan hasil Riskesdes tahun 2018. “Data dari Studi Status Gizi Balita di Indonesia tahun 2019 menunjukkan stunting di Gianyar menurun menjadi 6,4 persen,” paparnya.
Putri Suastini Koster selaku Ketua TP PKK Provinsi Bali dalam sambutannya menyebutkan, tengkes dimulai dari keteledoran calon ibu yang kurang memahami tentang asupan gizi.
Terlebih lagi pada masa pandemi sekarang ini, Suastini Koster mewanti-wanti agar ibu hamil menjaga diri. Untuk itu dia mengajak seluruh ibu hamil dan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan. adi























