POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Bali menggelar rapat kerja (raker) Rabu (24/6/2026) Nexx Cafe Denpasar. Raker sehari itu, juga dihadiri Kabid Binpres KONI Bali, Agung Bagus Tri Candra Arka.
Ada sejumlah agenda penting dibahas dalam raker tersebut. Mulai dari persiapan menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 mendatang, di Buleleng, hingga persiapan IMI Bali menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON).
Usai acara pembuakaan Raker, Ketua Umum IMI Bali, Gusti Ngurah Anom kepada sejumlah awak media menyebutkan, kendala yang paling urgen dihadapi IMI Bali adalah masalah prasarana latihan bagi atlet-atlet balap motor Bali. ”Bagaimana kami bisa berprestasi di PON, kalau prasarana (tempat berlatih) tidak punya,” ungkap pria yang akrab disapa Ajik Krisna ini.
Karena itu, ia sangat berharap sirkuit balap motor (road race) di Desa Lumbanan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng segera bisa dibangun. ”Saya sudah bertemu dengan Wabup Buleleng (Gede Supriatna) yang juga menjabat Ketua Umum KONI Buleleng,” kata Ajik Krisna,
Menurutnya, lahan seluas 6 hektare milik Pemprov Bali itu, sangat ideal untuk dijadikan sirkuit sekaligus diperlukan untuk menggelar lomba balap motor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 mendatang di Buleleng. “Selain itu, bisa dijadikan tempat berlatih bagi pebalap Bali untuk mempersiapkan diri menghadapi BK PON,” imbuh Ajik Krisna.
Ajik Krisna menambahkan, lahan 6 hektare milik Pemprov Bali tersebut rencananya memang untuk membangun sport center oleh Pemkab Buleleng. Secara pribadi, Ajik Krisna menyiapkan dana Rp1 miliar untuk membangun sirkuit balap motor di Lumbanan tersebut.
Ajik Krisna menyampaikan, persiapan ke BK PON mesti dilakukan sebaik mungkin sehingga apa yang ditargetkan membawa pulang sekeping medali emas dari BK PON mampu direalisasikan. Bahkan, jika semua persiapan telah matang, prestasi IMI Bali tidak saja di BK PON, tetapi juga di PON XXII/2028 NTB-NTT.
“KONI Bali minta kami berkontribusi medali saat PON XXII/2028 NTB-NTT. Persoalannya, bagaimana bisa berkontribusi medali kalau tempat latihan terutama road race tidak punya,” tanya Ajik Krisna.
Oleh sebab itu, Ajik Krisna berharap Pemkab Buleleng segera merealisasikan pembangunan sport center yang di dalamnya terdapat venue balap motor. “IMI Bali siap berkontribusi medali pada PON mendatang, syukur-syukur bisa mempersembahkan medali emas,” harapnya.
Sebaimana diketahui, pada PON XXI/2024 di Aceh-Sumut, IMI Bali gagal meraih medali. Dari nomor motocross di Sirkuit GTX Sena Kualanamu, Medan, krosser Bali I Gusti Ngurah Diva Ismayana gagal finis setelah terjadi kendala teknis (mesin motor mati) pada putaran awal.
Untuk PON XXII/2028 nanti, Diva diharapkan mempersembahkan medali karena yang bersangkutan kini merupakan krosser nasional yang sering mewakili Indonesia ke event internasional.
Sejumlah prestasi ditorehkan Diva, antara lain juara Nasional Motocross, juara Asia Supermoto, dan mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berkompetisi di ajang Asia Supercross.
Selain nomor motocross, IMI Bali di PON mendatang juga berharap meraih medali dari nomor road race, yang memperebutkan empat medali emas masing-masing dari nomor standar perorangan, standar beregu, modifikasi pereorangan, dan modifikasi beregu.
“Untuk nomor road race ini kami kesulitan mencari tempat latihan. Pada PON sebelumnya, untuk berlatih kami terpaksa ke Sirkuit Sentul, Bogor, kalau misalnya hingga menjelang PON XXII 2028 sirkuit di Lumbanan, Sukasada, Buleleng belum juga dibangun, ya terpaksa kami berlatih di Sirkuit Mandalika,” pungkas Ajik Krisna. yes























