Total Pasien Sembuh 57 Orang di Bali, Tapi Ada Tambahan 10 Kasus Positif Covid-19

  • Whatsapp
KETUA Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra.

DENPASAR – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan jumlah kasus positif Covid-19 di Bali hingga Jumat (24/4/2020) secara akumulatif menjadi 177 orang, dari 167 kasus sehari sebelumnya.

“Hari ini ada penambahan 10 kasus dibandingkan hari sebelumnya, yakni terdiri dari enam orang Pekerja Migran Indonesia dan empat orang karena transmisi lokal,” kata Dewa Indra saat menyampaikan keterangan pers, di Denpasar, Jumat (24/4/2020).

Sedangkan jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 118 orang yang tersebar di 12 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas dan Wisma Bima.

“Selain itu, ada kabar gembira, ada tambahan dua WNI yang sembuh, sehingga total pasien yang sembuh secara akumulatif menjadi 57 orang. Sementara yang meninggal tetap empat orang,” ungkap Dewa Indra.

Baca juga :  Melasti di Desa Adat Ayunan Badung

Pria yang juga Sekda Provinsi Bali ini menambahkan, dengan melihat data perkembangan kasus positif Covid-19 hingga saat ini masih didominasi oleh imported case yakni oleh mereka yang sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri atau ke luar Bali pada daerah-daerah terjangkit Covid-19.

Dari sisi pintu masuk Bali, lanjut dia, baik melalui bandara maupun pelabuhan, pemerintah sudah melakukan upaya pencegahan yang sangat ketat terhadap PMI maupun penumpang yang datang dari daerah luar Bali.

Langkah yang dilakukan pemerintah yakni pengawasan ketat di Bandara Ngurah Rai, untuk Pekerja Migran Indonesia maupun penumpang domestik yang berasal dari daerah terinfeksi maka dilakukan pengecekan suhu tubuh dan rapid test.

Baca juga :  Yuri: Kasus Sembuh Covid-19 Lebih Banyak Dilaporkan Daerah

“Apabila hasil rapid test di bandara menunjukkan tanda positif, maka Pemprov Bali akan segera melakukan penanganan sesuai SOP yang berlaku. Sedangkan jika hasilnya negatif, maka yang bersangkutan akan dijemput Pemerintah Kabupaten/Kota guna dilakukan karantina yang sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten/Kota sesuai dengan kebijakan mereka masing-masing,” terang Dewa Indra, seperti dilansir dari antaranews.

Namun, kalau pada masa delapan hari karantina (orang yang negatif ini) dilakukan tes swab dan hasilnya positif, maka akan diserahkan kembali kepada Pemprov Bali untuk dilakukan langkah perawatan.

“Sedangkan untuk transmisi lokal sejumlah 36 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya,” ucapnya.

Baca juga :  Satgas Desa Adat Yangbatu Bagikan Pamflet Edukasi dan Sabun Cuci Tangan ‘’Door to Door’’

Untuk itu, Dewa Indra kembali mengingatkan bahwa dalam menekan kasus transmisi lokal itu, masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Semua pihak perlu melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka. Untuk menghindari penularan COVID-19, maka kita harus disiplin atau rajin untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun,” harapnya.

Selain itu, hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. yes

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.