BULELENG – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng mulai melakukan persiapan jelang dilakukannya vaksinasi Covid-19 massal. Hanya saja sejauh ini, Satgas Buleleng masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat, kapan vaksinasi Covid-19 dilakukan. Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng masih membentuk tim khusus yang nanti bertugas melakukan vaksinasi.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan, saat ini pihaknya masih belum menerima keputusan atau kepastian dari pemerintah pusat maupun Pemprov Bali, terkait jatah kuota vaksin Covid-19 atau virus Corona yang akan diberikan kepada Kabupaten Buleleng. Bukan hanya jatah kouta vaksin, Suyasa yang juga Sekda Buleleng ini menegaskan, terkair dengan jadwal pelaksanaan vaksinasi massal, pihaknya masih menunggu keputusan secara tertulis.
‘’Saat webinar, targetnya dimulai Januari 2021. Tapi kami tetap menunggu informasi tertulis, agar lebih pasti agar kami bisa menyusun skema,’’ kata Suyasa.
Sembari menunggu kepastian, kata Suyasa, pihaknya bersama Dinkes Buleleng mulai membentuk tim vaksinasi. Tim ini ditargetkan harus sudah terbentuk dalam bulan ini (Desember). Setelah tim terbentuk, mereka selanjutnya mengikuti kegiatan pelatihan di provinsi.
‘’Nantinya jumlah tim vaksinasi ini tergantung berapa kuota vaksin yang didapatkan, dan waktu yang diberikan. Kalau kuota vaksin banyak, dan waktu yang diberikan pendek, Dinkes berarti harus menyediakan SDM yang cukup,’’ pungkas Suyasa. rik
























