BANDUNG – Bhayangkara FC memperbesar peluang lolos ke babak selanjutnya Piala Presiden 2022, setelah the Guardians menekuk skuad Serdadu Tridatu -julukan Bali United – dengan skor 2-1 pada laga lanjutan penyisihan Grup C di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/6/2022) malam.
Sejak kick off, kedua kesebelasan sama-sama langsung bermain dengan tempo cepat. Memasuki menit ke-7, Gelandang Bhayangkara FC Katsuyoshi dilanggar oleh pemain Bali United ketika sedang menggiring bola ke lini pertahanan Bali. Wasit kemudian memberi hadiah tendangan bebas kepada Bhayangkara FC, yang dieksekusi oleh Anderson Salles.
Pemain belakang Bhayangkara dengan nomor punggung 4 itu berhasil memaksimalkan kesempatan dari tendangan bebas tersebut. Tembakan melengkungnya ke sudut kiri atas gawang tak mampu dibendung kiper Bali United Muhammad Ridho. Bhayangkara kemudian unggul 1-0 atas Bali United.
Setelah gol tersebut, Bhayangkara tampak tampil lebih percaya diri. Pasalnya hingga menit ke-20, penguasaan bola dan serangan yang dibangun lebih didominasi oleh klub berjuluk The Guardians tersebut.
Sedangkan Bali United sempat beberapa kali kesulitan untuk meraih penguasaan bola. Ketika mendapat peluang serangan pun, pemain Bali lebih banyak melakukan umpan lambung ke pertahanan Bhayangkara namun tak disambut baik oleh pemain di depan.
Pada menit ke-26, Bhayangkara hampir menambah keunggulan atas Bali. Kerjasama antara Ruben Sanadi dari sayap kiri tak mampu diselesaikan oleh Mokhtar menjadi gol, karena tembakannya melenceng tipis ke kanan gawang Bali.
Dua menit setelahnya, The Guardians kembali mendapat peluang. Andik yang tak dikawal rapat oleh pemain Bali, menggiring bola hingga memberi umpan ke Ezzejjari, tetapi tembakan pemain bernomor punggung 99 itu berhasil ditangkap Ridho.
Setelah mendapat arahan dari pelatih Stefano ”Teco” Cugurra Teco saat rehat minum, Bali United mulai menit ke-32 tampak lebih menguasai bola. Puncaknya pada menit ke-36, Bali United berhasil menyamakan kedudukan dengan Bhayangkara.
Umpan lambung Ricky Fajrin dari sayap sebelah kiri, disambut baik dengan sundulan Novri Setiawan hingga menjebol gawang Awan Setho. Skor imbang 1-1 sekaligus menutup babak pertama.
Di babak kedua, Bhayangkara mengganti Katsuyoshi dengan Sani Rizki. Sedangkan Bali United memasukkan Hariono menggantikan Fadil. Setelah saling tukar serangan, akhirnya pemain pengganti Sani Rizki berhasil menentukan kemenangan Persib di menit ke-89 setelah tembakannya gagal dibendung kiper Ridho.
Dengan kemenangan ini, Bhayangkara kini mengemas nilai 4 dari dua kali bertanding (sekali seri dan sekali menang). Sementara Bali United baru mengantongi nilai 1 dari sekali seri dan sekali kalah.
Usai laga tersebut, Pelatih Bhayangkara FC Widodo C. Putro menyebut kerja keras dan kerja cerdas para pemainnya mengantarkan timnya bisa mengalahkan juara Liga 1 musim 2021/2022 itu.
“Pemain dan semua yang bekerja keras, bekerja cerdas, sehingga bisa menang pertandingan malam ini,” kata Widodo saat konferensi pers seusai timnya menaklukkan Bali United dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Meski tak ada pemain depan yang mencetak gol, menurutnya hal tersebut tak terlalu penting. Pasalnya, kata pelatih, tujuan dari tim saat bertanding yakni meraih kemenangan.
“Jadi bukan siapa yang mencetak gol, tapi bagaimana tim ini bisa memenangkan pertandingan, jadi itu yang lebih penting,” kata mantan pemain Timnas Indonesia era tahun 90-an tersebut, dikutip posmerdeka.com dari antaranews.
Sementara itu, Gelandang Bhayangkara yakni Sani Rizki mengatakan dirinya bisa mencetak gol kemenangan itu berkat arahan pelatihnya. Dia pun mengaku cukup emosional saat melakukan selebrasi seusai mencetak gol dengan melakukan gerakan hormat ke arah tribun barat Stadion GBLA.
“Selebrasi saya, mungkin sudah terbiasa seperti itu, karena mencerminkan saya anggota Polri harus respek ke setiap semuanya,” kata pemain bernomor punggung 20 tersebut. yes
























