POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Seperti sudah diduga sebelumnya, incumbent AA. Ngurah Garga Candra Gupta yang akrab disapa Turah Mantri, kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) PSSI Denpasar untuk lima tahun ke depan (periode kedua).
Pada Kongres Biasa Askot PSSI Denpasar yang digelar di Hotel Kepundung Denpasar, Minggu (20/8/2023), semua pemilik hak suara (votter) yang terdiri dari 17 klub dan asosiasi pelatih dan wasit kompak (sepakat) mintaTurah Mantri melanjutkan menakhodai atau memimpin Askot PSSI Denpasar.
Alasannya jelas, karena dibawah kepemimpinan Turah Mantri, PSSI Denpasar sukses meraih prestasi sesuai harapan pecinta sepakbola di ibu kota provinsi itu. Dalam dua kali edisi Porprov Bali, Denpasar meraih tiga medali emas. Tiga medali emas diantaranya futsal (Porprov Bali XIV/2019), beach soccer atau sepakbola pantai (Porprov XV/2022) dan sepakbola lapangan besar (Porprov Bali XV/2022).
Selain itu, PSSI Denpasar melalui Perseden juga sukses hattrick (tiga kali beruntun) menjuarai kancah Liga 3 Zona Bali (2019, 2021 dan 2022). Belum juga termasuk sejumlah prestasi di level kelompok umur (Piala Suratin).
Rentetan kesuksesan di tengah anggaran yang sangat terbatas, membuat pihak-pihak yang berambisi ”mengkudeta” kursi panas ketua umum PSSI Denpasar, mengurungkan niatnya untuk bersaing dengan Turah Mantri.
Hampir semua klub tahu, PSSI Denpasar sebelum dipimpin Turah Mantri selalu mendapat pasokan dana hibah dari Pemkot Denpasar sebesar Rp2 miliar setiap tahunnya, tapi minim prestasi.
Sementara pada era Turah Mantri, Pemkot hanya menggelontor dana hibah Rp1 miliar setiap tahunnnya, tapi prestasi yang dipersembahkan sungguh sangat membanggakan. Salah satunya mengembalikan medali emas sepakbola lapangan besar pada Porprov, yang telah lama tidak didapat Kota Denpasar. Prestasi ini sekaligus mengembalikan kejayaan Denpasar sebagai barometer persepakbolaan di Bali.
Satu lagi gebrakan Turah Mantri yang mendapat apresiasi klub-klub, adalah menghidupkan kembali kompetisi internal Perseden. Sebagaimana diketahui, sebelumnya kompetisi internal yang diikuti klub-klub anggota Askot PSSI Denpasar vakum, sebelum akhirnya kembali digelar pada periode pertama kepemimpinan Turah Mantri.
Yang tak kalah penting dari periode pertama kepemimpinan Turah Mantri adalah transparansi pengelolaan keuangan. Memang dalam pembahasan laporan pertanggungjawaban (LPJ) sebelum agenda pemilihan ketua umum, ada sejumlah klub melayangkan interupsi sekaligus menyarankan agar LPJ dilampirkan secara rinci.
Menanggapi hal itu, Ketua Panitia Kongres Biasa Askot PSSI Denpasar Made Witarka menjelaskan, memang LPJ yang disampaikan secara gamblang karena terbentur masalah waktu dan tempat. Sebab jika itu dibacakan akan membutuhkan banyak waktu, sementara tempat kongres (hotel kepundung) hanya dijatah sampai pukul 12.00 wita.
Terkait keuangan, tambah Witarka, juga sudah dipertanggungjawabkan kepada pemberi hibah yakni Pemkot Denpasar melalui KONI Denpasar dan pada intinya LPJ yang disampaikan sudah diterima. ”Jika kita bacakan LPJ ini, pastinya tidak cukup waktu,” sergahnya.
Dalam kesempatan itu, Turah Mantri juga menambahkan, tidak ada yang ditutup tutupi terkait pengelolaan keuangan Askot PSSI Denpasar. ”Jika ada pihak atau klub yang meragukan LPJ yang kami buat, silakan cek ulang dan pintu sekretariat Askot PSSI Denpasar selalu terbuka untuk anggotanya,” tegasnya.
Turah Mantri juga menyampaikan terima kasih kepada klub-klub dan asosiasi wasit dan pelatih atas kepercayaan melanjutkan memimpin Askot PSSI Denpasar untuk lima tahun ke depan (periode kedua). ”Sebagai orang yang hobi bola, tentu bagi saya tidak ada istilah tidak siap,” tegasnya.
Diakuinya, tugas periode berikutnya tentu lebih berat. Karena dalam olahraga ada istilah, mempertahankan prestasi yang didapat, lebih sulit dari pada merebutkanya. Tapi, jika pengurus kompak, klub-klub anggota mendukung dan pemerintah juga ikut mensuport dari segi anggaran, pihaknya optimis bisa mengulang prestasi yang diraih. ”Mari kita bersama-sama mempertahanan prestasi yang sudah didapat, astungkara ke depannya bisa kita tingkatkan,” harapnya.
Salah satu Exco Made Diatmika yang juga manajer tim Perseden untuk Liga 3 dan manajer tim Porprov mengharapkan klub-klub kompak mendukung program ketua umum terpilih (Turah Mantri). ”Karena Turah Mantri menjadi pilihan klub-klub selaku pemilk suara, ya kita harus kompak mendukung program kerja Askot PSSI Denpasar,” harap Diatmika. yes























