Target Lolos PT Pemilu 2024, PPP Fokus Gaet Suara Generasi Z dan Milenial

  • Whatsapp
KETUA OKK DPP PPP, Qoyyum Abdul Jabar (kanan); didampingi Ketua DPW PPP NTB, Muzihir, saat memberikan keterangan pers, Rabu (22/12/2021). Foto: rul

MATARAM – Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPP PPP, Qoyyum Abdul Jabar, mengatakan, untuk lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) Pemilu 2024, partainya fokus menyasar suara generasi Z dan milenial. Sebab, suara dari dua kelompok usia tersebut terbilang besar pada Pemilu mendatang.

“Pemilih pada Pemilu 2024 sekitar 60 persen generasi muda yang terdiri dari generasi Z sebanyak 60 persen, dan generasi milenial. Gen Z itu baru pertama kali ikut dalam Pemilu, dan generasi milenial yang kedua kali ikut pemilu,” kata Qoyyum kepada media usai pengarahan kepada kader PPP NTB di kantor DPW NTB di Mataram, Rabu (22/12/2021).

Bacaan Lainnya

Kata dia, sesuai amanah Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa, yang disampaikan saat Rapat Pimpinan Nasional PPP beberapa waktu lalu, semua DPW dan DPC harus bisa merebut suara generasi Z dan milenial dalam Pemilu 2024. Kepengurusan dan program partai juga harus diarahkan kepada dua generasi tersebut.

Saat ini, jelasnya, di DPP ada 10 departemen internal partai yang banyak diisi para kaum milenial yang berusia 25 tahun. Dia mencontohkan Departemen Gen Z Kreatif dan Departemen Karya Milenial PPP, semuanya dikelola para kader dari dua generasi tersebut.

Baca juga :  Demokrat Lobar Bagikan Sembako untuk Lansia

“PPP sadar bahwa keniscayaan untuk milenial menang pada Pemilu 2024. Makanya kami terus turun menyosialisasikan program DPP ke daerah, termasuk di NTB, agar bisa dipraktikkan untuk bisa mengakomodir kepengurusan partai diisi kaum milenial dan Gen Z,” tegasnya.

Terkait pengusungan calon presiden (capres) pada Pemilu 2024, Qoyyum mendaku partainya terbuka untuk siapapun figur yang hendak menggunakan PPP sebagai kendaraan politiknya.

Namun, untuk sementara waktu hal itu belum menjadi fokus utama PPP. Alasannya, yang memiliki kewenangan bicara terkait siapa figur yang akan diusung adalah Ketua Umum untuk berbicara dalam forum Mukernas.

“Kalau kami di kader sih inginnya Pak Ketua Umum bisa berkiprah tampil sebagai capres, tapi itu bergantung suara partai pada Pemilu 2024. Makanya kami fokus kerja menaikkan elektoral dengan memberi target kepada semua DPW dan DPC, untuk fokus bagaimana meraup suara partai yang meningkat,” tandas Qoyyum Abdul Jabar. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.