Wabup Suiasa Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Desa-Puseh Desa Adat Ambengan

  • Whatsapp
WABUP Suiasa menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mapedudusan Alit di Pura Desa dan Pura Puseh, Desa Adat Ambengan, Ayunan, Abiansemal, Senin (3/5/2021). Pada kesempatan itu juga menyarankan dana kepada Desa Adat Ambengan. Foto: ist
WABUP Suiasa menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mapedudusan Alit di Pura Desa dan Pura Puseh, Desa Adat Ambengan, Ayunan, Abiansemal, Senin (3/5/2021). Pada kesempatan itu juga menyarankan dana kepada Desa Adat Ambengan. Foto: ist

MANGUPURA – Bertepatan dengan Rahina Soma Wage Wuku Medangsia, Senin (3/5/2021), Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mapedudusan Alit di Pura Desa dan Pura Puseh Desa Adat Ambengan,Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, anggota DPRD Bali Bagus Alit Sucipta, anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, perwakilan Dinas Kebudayaan, MDA Kabupaten, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, beserta unsur Tripika, Perbekel Ayunan I Wayan Kumara Natha, Bendesa Adat Ambengan I Made Miasa, serta tokoh masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Usai melaksanakan persembahyangan bersama, Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Badung mengapresiasi krama Desa Adat Ambengan yang telah melaksanakan upacara yadnya dengan labda karya sida sidaning don.

Dikatakan, meskipun situasi sekarang dalam keadaan ekonomi sulit, krama tetap semangat melaksanakan yadnya dengan tulus ikhlas sebagai wujud bakti kepada Ida Sang Hyang Pramakawi yang berstana di Pura Desa dan Pura Puseh ini.“Saya mengapresiasi dan bangga terhadap semangat ngayah krama disini,” ujarnya.

Wabup berharap karya yadnya yang dilaksanakan ini dapat memberikan kerahayuan jagat, sinar terang dari Ida Sesuhunan Betara-Betari yang berstana di Pura Desa dan Puseh Desa Adat Ambengan kepada krama dalam menjalankan yadnya. “Ini juga merupakan pelestarian seni, adat, dan budaya yang bernapaskan agama Hindu untuk keajegan Bali,” ujarnya.

Baca juga :  Presiden Jokowi: Kurva Covid-19 Harus Turun Mei Ini dengan Cara Apapun

Disamping itu, Suiasa menyampaikan terima kasih kepada warga dalam melaksanakan yadnya di tengah pandemi Covid-19, tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan nantinya juga harus mengikuti program vaksinasi secara bertahap.

“Saya juga apresiasi krama tetap taat pada protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah. Karena saat ini Badung menuju zona hijau sehingga pemulihan ekonomi dan pariwisata bisa bangkit kembali seperti yang diharapkan bersama,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa juga menyerahkan punia bantuan bupati secara simbolis sebesar Rp300 juta kepada Bendesa Adat Ambengan.

Sementara itu, Manggala Karya IB Putu Cakra menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung sebagai Guru Wisesa dalam hal ini Wakil Bupati Badung yang telah berkenan hadir sebagai upasaksi dalam rangkaian pelaksanaan upacara ini. Dia mengatakan, jumlah pengempon Pura Desa dan Pura Puseh Desa Adat Ambengan sebanyak 58 pengarep dalam satu banjar adat dengan 175 KK.

Terkait dengan rangkaian upacara, menurutnya sudah dimulai sejak Anggara Kliwon Julungwangi tanggal 30 Maret dengan nyukat genah dan nuwasen, nanceb wewangunan, Redite Paing Dungulan tanggal 11 April ngulapin wewangunan, Wrespati Umanis Dungulan tanggal 15 April ngingsah, Soma Paing Langkir tanggal 26 April mendak siwi, Anggara Pon Langkir tanggal 27 April melasti, Buda Wage Langkir tanggal 28 April nunas tirta, dan Puncak Karya Pujawali Ngenteg Linggih dan Ngingkup Caru Manca Kasita akan berlangsung pada Anggara Kliwon Medangsia tanggal 4 Mei 2021. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.