Spesialis Jambret Kalung Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
POLISI menunjukan tersangka Kacir (pakai baju tahanan) serta barang bukti. Foto: rik

BULELENG – Pelaku jambret Made Arya Suyasa alias Kacir (49) yang beraksi di tiga kecamatan wilayah hukum Polres Buleleng dibekuk Polsek Kota Singaraja.

Tersangka Kacir asal Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini terakhir kali melakukan aksi jambret pada Selasa (5/10/2021) sekitar pukul 16.00 Wita di Jalan Raya Banjar Dinas Kawan, Desa Petandakan, Buleleng.

Bacaan Lainnya

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan, Jumat (8/10/2021) mengatakan, korbannya yakni Made Mustianing (58) warga Desa Petandakan. Pelaku menarik kalung yang dipakai korban hingga putus. Tapi liontin kalung terlepas dan jatuh di TKP.

Setelah berhasil mengambil kalung milik korban, pelaku melarikan diri dengan sepeda motornya. Saat itu, korban sempat melihat nopol kendaraan yang dipakai pelaku yakni motor Revo warna hitam DK 5953 UZ dengan strip biru. Korban pun sempat mengejar pelaku, tapi kehilangan jejak.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kota Singaraja. Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja langsung melakukan penyelidikan dari plat nomor motor tersebut. Hasilnya, polisi mengantongi identitas pelaku yakni Arya Suyasa alias Kacir dari Desa Sambangan.

Pada Rabu (6/10), polisi berhasil membekuk Kacir. Saat diintrogasi, pelaku Kacir mengakui perbuatannya. Barang bukti yang diamankan, 1 unit motor Revo DK 5953 UZ yang digunakan pelaku saat beraksi serta barang bukti lainnya. Selain itu, juga diamankan 1 buah mainan kalung emas motif dan 1 nota pembelian kalung emas.

Baca juga :  Warga Rendang Keluhkan Truk Material Masuk Jalur Permukiman, Diduga Hindari Pos Portal

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp4,5 juta. Menurut Kompol Dewa Darma, pelaku Kacir berhasil dibekuk kurang dari 24 jam setelah kasus tersebut dilaporkan ke polisi.

‘’Saat kami introgasi, pelaku juga mengakui melakukan perbuatan yang sama di tempat lain yaitu di Kecamatan Seririt, Kecamatan Sawan dan Kecamatan Sukasada. Sekarang kasusnya masih dalam pengembangan lebih lanjut,’’ ujar Kompol Dewa Darma.

Akibat perbuatannya, tersangka Kacir dijerat pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun penjara. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.