Sodorkan Nama Calon di Pilpres untuk Dongkrak Elektoral, PKS Nilai Arah Koalisi masih Cair

  • Whatsapp
KETUA Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah DPP PKS, Zulkieflimansyah (kanan), saat bertemu Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto: ist
KETUA Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah DPP PKS, Zulkieflimansyah (kanan), saat bertemu Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto: ist

MATARAM – PKS nampaknya cukup serius melapangkan jalan bagi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, untuk naik kelas ke pentas politik nasional pada Pilpres 2024 mendatang. Salah satu indikatornya adalah gerakan Zulkieflimansyah yang intensif membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh dari partai politik lain. Namun, dengan siapa pastinya koalisi dibangun, sejauh ini dinamikanya masih sangat jauh.

Saat bertemu dengan Partai Demokrat melalui Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (28/4/2021), Zulkieflimansyah menegaskan sejauh ini tidak ada satu pun pembahasan mengenai wacana pembentukan koalisi partai Islam.

Bacaan Lainnya

“Semua parpol masih terbuka untuk berkoalisi, termasuk PKS dengan Demokrat. Jadi, semua berpeluang dan cair komunikasi hingga kini,” ujar politisi yang akrab disapa Bang Zul itu kepada media usai menerima kunjungan AHY di rumah dinas Gubernur.

Ketua Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah DPP PKS itu menerangkan, sistem Pemilu 2024 yang berbeda dengan pemilu sebelumnya menyebabkan semua parpol akan berusaha mengusung kader internal mereka masing-masing. 

Sebab, jelasnya, pelaksanaan Pilpres dan Pileg berlangsung bersamaan. Menimbang dari pengalaman Pemilu 2019 saat Pilpres dan Pileg digelar serentak, parpol yang kadernya tampil menjadi capres/cawapres memberi keuntungan elektoral bagi penumbuh suara di Pileg.

Baca juga :  Pemkab Gianyar Ajukan Formasi 1.414 Guru PPPK

“Dulu yang panen (suara) Gerindra dan PDIP karena punya calon (Presiden), sekarang kami juga. Siapa yang kenal calon Gerindra di satu kabupaten tapi dapat kursi, (itu) karena ada Prabowo sebagai Capresnya,” tegas Bang Zul.

Karena pertimbangan sistem dan pola pemilu yang bersamaan PiIpres dan Pileg itu, ucapnya, parpol akan berupaya mengusung kader sendiri. Misalnya Demokrat, dia berkata jelas akan mengusung AHY sebagai capres. 

Mengenai kesiapan PKS, Bang Zul menuturkan hingga kini PKS terus menyiapkan berbagai strategi dalam menghadapi Pileg 2024. Salah satunya dengan mulai menyiapkan kader terbaiknya untuk diturunkan dalam Pileg maupun Pilpres. Singkat kata, PKS sangat serius bergerak agar partai ini juga diperhitungkan di kancah politik nasional. 

“Untuk di internal PKS banyak figur internal selain saya yang dinominasikan. Ada Pak Irwan Prayitno, dan Kang Aher. Jadi, semua punya peluang yang sama, dan finalnya akan diumumkan pada saatnya siapa Capres PKS itu,” lugasnya. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.