AHY Ziarah Makam TGH Saleh Hambali

  • Whatsapp
KETUA Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menabur bunga di pusaran makam TGH Saleh Hambali, Kamis (29/4/2021). Foto: rul
KETUA Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menabur bunga di pusaran makam TGH Saleh Hambali, Kamis (29/4/2021). Foto: rul

MATARAM – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berkunjung ke makam TGH Saleh Hambali, salah satu ulama besar Pulau Lombok, di Bengkel, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Kamis (29/4/2021). Dia didampingi Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri, dan sejumlah pengurus DPP dan DPD NTB.

AHY memuji kiprah ulama panutan ormas Nahdlatul Ulama (NU) di NTB tersebut, yang semasa hidupnya mampu menelurkan banyak tuan guru alias ulama panutan umat Islam hingga kini. 

Bacaan Lainnya

Karena itu, sebut AHY, tidak hanya di NTB, kesohoran sang ulama juga mencapai taraf nasional. “Dalam sejarah Islam Nusantara, siapa yang enggak kenal TGH Saleh Hambali? Saya pribadi temasuk orang yang mengagumi ketokohannya. Apalagi bapak saya juga bercerita ke saya tentang sepak terjang beliau (almarhum) dalam memperjuangkan Islam dari NTB hingga ke Pulau Jawa,” kata AHY usai ziarah kubur.

Menurut AHY, dalam setiap kesempatan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia, dia sengaja menyempatkan waktu berziarah ke makam para tokoh agama Islam. Hal ini, terangnya, karena antara  ulama, para tokoh agama dan para pemimpin tidak bisa dipisahkan. Mereka adalah satu irisan dalam membangun peradaban bangsa Indonesia.

Baca juga :  Anggaran Penataan Abrasi Pantai belum Disusun, Ini Target PUPR Badung

“Maka saya termasuk orang yang senang berziarah ke makam para pejuang bangsa dan, salah satunya, saat ini saya bersyukur dapat menziarahi makam almarhum TGH Saleh Hambali. Di sejarahnya, beliau ini sosok tokoh besar dari timur Indonesia yang ajarannya menjadi panutan umat Islam di seantero dunia,” pujinya.

Di makam TGH Saleh Hambali, AHY terlihat khusyuk berdoa sambil mendengarkan kisah dan sepak terjang pendiri Ponpes Darul Qur’an, Bengkel itu dalam menyebarkan ajaran agama Islam di NTB, bahkan di Indonesia. Sesekali putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memegang pusara saat berdoa. 

Dikutip dari buku Biografi TGH Saleh Hambali karya Ahmad Zahroni, Hambali lahir di Desa Bengkel, Lombok Barat, NTB pada hari Jumat, 7 Ramadhan 1313 Hijriyah bertepatan dengan 1893 Masehi. Hambali muda berkesempatan melanjutkan pendidikan ke Makkah selama sembilan tahun untuk belajar kepada ulama dunia hingga beberapa ulama Nusantara yang lama bermukim di Makkah.

Sekembali dari Tanah Suci, Hambali hadir ke tengah-tengah masyarakat melalui gerakan dakwah Islamiyah. Dia menggelar pengajian keliling kampung untuk memfokuskan gerakan dakwah dan pengajaran kepada masyarakat. Hambali mendirikan pondok pesantren yang diberi nama Darul Qur’an di Desa Bengkel pada tahun 1921.

“Karomah dan kharisma beliau juga dikenal dekat dengan Proklamator kita, Soekarno dan Hatta. Presiden Soekarno pernah ke Lombok di tahun 1950-an dan secara khusus menemui TGH Saleh Hambali, demikian juga Wakil Presiden Muhammad Hatta,” tandas AHY. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.