Pemilih di Bangli Bertambah dari Pernikahan Dini

  • Whatsapp
KPU Bangli saat rapat koordinasi dengan para pengampu kepentingan, Rabu (28/4/2021) terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Foto: gia
KPU Bangli saat rapat koordinasi dengan para pengampu kepentingan, Rabu (28/4/2021) terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Foto: gia

BANGLI – Upaya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dikebut KPU Bangli dengan memperhatikan data kependudukan dari instansi samping lainnya melalui rapat koordinasi. Dengan demikian perubahan data dapat diketahui setiap bulannya, dan penambahan jumlah pemilih antara lain karena adanya pernikahan dini. Hal itu dikatakan Ketua KPU Bangli, I Putu Gede Pertama Pujawan, saat rapat koordinasi dengan para pengampu kepentingan, Rabu (28/4/2021).

Regulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, sebutnya, dipertegas dengan surat dinas Ketua KPU RI Nomor 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 tentang perubahan surat Plt. Ketua KPU RI Nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/I/2021. Instruksinya adalah KPU kabupaten/kota harus bersinergi untuk melakukan pemutakhiran secara berkelanjutan dengan Bawaslu, partai politik, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat koordinasi itu, para pengampu kepentingan memberi saran dan masukan kepada KPU agar data pemilih yang dihasilkan menjadi komprehensif dan mutakhir. Rapat koordinasi juga dinilai strategis dijalankan setiap bulan, sehingga perubahan data kependudukan dapat lebih cepat diketahui.

Terkait data pemilih, sampai bulan Maret 2021 (triwulan 1) di Bangli terdapat 95.137 pemilih laki-laki dan 93.954 pemilih perempuan, atau total saat itu sebanyak 189.091 orang. Pada bulan April terjadi perubahan data, karena adanya potensi pemilih baru dengan katagori genap/di atas 17 tahun terhitung sejak 24 Desember 2020 sampai akhir Februari 2021. Jumlahnya sebanyak 1.368 orang, terdiri dari 676 laki-laki dan 692 perempuan. Ada juga yang melakukan pernikahan dini, yakni menikah di bawah usia 17 tahun, sebanyak 7 orang, semuanya perempuan.

Baca juga :  Karena Ini, Buleleng Dipilih Menjadi Lokasi Restorasi Taman Terumbu Karang

“Jumlah pemilih baru pada bulan April tahun 2021 untuk Kabupaten Bangli adalah sebanyak 1.375 orang,” terang Pujawan.

Lebih jauh diuraikan, pemilih yang sebelumnya sudah terdaftar dalam DPT Pemilihan tahun 2020 tapi meninggal dunia, tercatat hingga bulan April 2021 dan telah diterbitkan akte kematian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebanyak 83 orang. Mereka terdiri 43 laki-laki dan 40 perempuan. Data ganda yang sebelumnya masuk dalam DPT Pemilihan tahun 2021 sebanyak 12 orang, terdiri dari 10 laki-laki dan dua orang perempuan.

“Dengan demikian, jumlah seluruh pemilih berkelanjutan di Kabupaten Bangli pada bulan April tahun 2021 sebanyak 190.371 orang. Terdiri dari 95.760 laki-laki dan 94.611 orang perempuan,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.