SMPN 7 Denpasar Gelar Rsi Gana dan Padudusan Alit

KEPALA SMPN 7 Denpasar, I Wayan Sugianta, mendem pedagingan di pelinggih penunggu karang saat upacara melaspas, mapedagingan, rsi gana, dan padudusan alit, Sabtu (20/5/2023). Foto: tra
KEPALA SMPN 7 Denpasar, I Wayan Sugianta, mendem pedagingan di pelinggih penunggu karang saat upacara melaspas, mapedagingan, rsi gana, dan padudusan alit, Sabtu (20/5/2023). Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Bertepatan dengan hari raya Saraswati, pada Sabtu (20/5/2023), keluarga besar SMPN 7 Denpasar menggelar upacara melaspas, mapedagingan, rsi gana, dan padudusan alit. Rangkaian upacara di-puput oleh Ida Bhagawan Gana Dwijananda dari Griya Gana Mandala.

Seluruh warga SMPN 7 Denpasar pakedek dan pakenyum nyanggra karya. Puncak karya juga dihadiri pejabat dari Disdikpora Kota Denpasar, pengawas sekolah, Ketua Komite, I Gusti Ayu Kusuma Dewi; Perbekel Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara, serta undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Prawatarka Karya, Drs. I Made Suandi, MM., mengatakan, upacara melaspas, mapedagingan, rsi gana, dan padudusan alit ini dilaksanakan setelah rampungnya pembangunan pelinggih penunggu karang. Upacara rsi gana adalah untuk menetralisir pengaruh negatif dan memenuhi ruang yang ada dengan pengaruh positif. Selain itu, upacara ini merupakan prosesi untuk ngelinggihin Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam manifestasinya di tempat suci.

Made Suandi menjelaskan, rangkaian karya dimulai pada Sabtu (13/5/2023) diawali dengan matur piuning, dan nanceb tetaring. Dilanjutkan pada Kamis (18/5/2023) ngayah ngaryaning penjor dan dilanjutkan dengan nunas tirta ke pura-pura.

Pada puncak karya juga dipersembahkan tari wali berupa Tari Rejang Dewa dari para siswi dan Tari Rejang Sari dibawakan oleh para guru dan orang tua siswa yang ikut berpartisipasi. Juga dipentaskan topeng, Baris Gede, dan wayang lemah.

Kepala SMPN 7 Denpasar, I Wayan Sugianta, S.Pd., M.M., M.Fis., mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar atas punia pujawali yang diberikan, serta semua pihak yang membantu prosesi padususan alit di parahyangan sekolah dan mecaru rsi gana, baik kepada guru dan pegawai, siswa, orangtua siswa dan masyarakat, sehingga karya berjalan lancar. Upacara ini, menurut Sugianta, bertujuannya untuk mohon kerahayuan dan keseimbangan alam sekala dan niskala di SMPN 7 Denpasar.

Upacara ini dijadikan momentum bagi seluruh warga sekolah untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai implementasi dari ajaran Tri Hita Karana.
Selain itu untuk memberi jaminan keselamatan dan kenyamanan siswa belajar dengan baik dan tenaga pendidik mengajar dengan baik.

Termasuk para pegawai menjalankan swadarma-nya dengan baik. Makanya dia merasa bangga siswa, guru dan pegawai berbaur ngayah sesuai dengan potensinya dengan mengedepankan semangat Vasudhaiva Kutumbakam.

Ketua Komite, I Gusti Ayu Kusuma Dewi; didampingi Wakil Putu Galung Astika, mengungkapkan rasa bangganya dengan kebersamaan yang tunjukkan keluarga besar SMPN 7 Denpasar dalam nyanggra karya dan kemajuan prestasi sekolah. Ia menyebut, Kasek Sugianta, bukan hanya sebagai pemimpin manajerial, tetapi juga seorang entreprenuer andal untuk mengelola sekolah. Lebih penting lagi berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dengan mengedepankan pendidikan karakter. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses