POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Untuk menjaring atlet yang dipersiapkan menghadapi pra-PON, Pengprov Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Bali menggelar even bertajuk ”FAJI Bali Cup I/2023” di Alaska Adventure Bongkasa, Kabupaten Badung, mulai Sabtu (20/5/2023) hingga Minggu (21/5/2023).
Even berlangsung dua hari tersebut dibuka Ketua Umum KONI Bali IGN. Oka Darmawan, yang diikuti diikuti Pengkab/Pengkot FAJI se- Bali. Untuk diketahui, arung jeram merupakan cabang olahraga (Cabor) baru yang menjadi anggota KONI Bali.
Ketua Panitia FAJI Bali Cup I, I Wayan Suweca mengatakan, kejuaraan yang baru pertama kali tersebut berhadiah total Rp50 juta diikuti ratusan atlet dan calon atlet Arung Jeram di Bali.
“Sejumlah atlet terbaik yang diperoleh dari hasil kejuaraan ini, akan digodok untuk persiapan menghadapi pra PON. Kami akan mencari paling sedikit 16-20 atlet untuk ke PON nanti”, kata Suweca yang juga Ketua Harian Pengprov FAJI dan pemiliki Alaska di bilangan desa Bongkasa.
Suweca juga optimis, dalam PON nanti atlet arung jeram Bali akan dapat menggaet sejumlah medali emas. “Arung jeram Bali termasuk yang diperhitungkan di tingkat nasional. Kami sudah lihat kekuatan atlet daerah lain di Indonesia. Semoga Bali tidak ketinggalan dengan daerah lain,” pungkas Suweca.
Ketua Umum Pengurus Provinsi FAJI Bali Dr. I Ketut Subadra berharap, semua atlet arung jeram di Bali bersatu padu meningkatkan prestasi. Semua atlet diharapkan menjaga disiplin, berlomba secara jujur dan selalu menaati aturan kejuaraan yang berlaku.
Sebelum membuka FAJI Bali Cup I tersebut, Ketua Umum KONI mengatakan, setiap cabor olahraga anggota KONI Bali harus melakukan tiga hal utama. Pertama secara rutin tiap tahun mengadakan rapat kerja, rutin melaksanakan kejuaraan, dan empat tahun sekali melakukan Musyawarah Olahraga memilih pengurus baru.
Tiga kegiatan tersebut, lanjutnya dilakukan secara teratur, sehingga tetap dapat dianggap sebagai anggota KONI. Dalam keanggotaan KONI, ada cabor yang dapat didegradasi, jika tidak dapat melakukan aktivitas olahraga secara teratur.
Oka Darmawan juga menambahkan, pembinaan cabor anggota KONI dilakukan berdasarkan peringkat prestasi yang diperoleh atletnya dalam multi event seperti PON.
Oka Darmawan sangat berharap atlet arung jeram akan memperkuat Bali dalam PON Sumatra Utara dan Aceh tahun 2024, sehingga Bali dapat mempertahankan posisi peringkat ke-5 dalam PON dari 38 Provinisi yang ada di Indonesia. (*)
























