Sepi Order, Usaha Jahit Pakaian Beralih Produksi Masker

  • Whatsapp
PENJAHIT memproduksi masker. Pademi Covid-19 membuat usaha jahit pakaian beralih memproduksi masker kain. Foto: internet
PENJAHIT memproduksi masker. Pademi Covid-19 membuat usaha jahit pakaian beralih memproduksi masker kain. Foto: internet

KARANGASEM – Pandemi Covid-19 membuat pelaku UKM di Bumi Lahar ketar-ketir. Seperti yang dialami Ketut Rudi Ariawan asal Sibetan, Bebandem, Karangasem. Tak ingin merumahkan karyawannya, usaha jahit pakaian yang selama ini ia rintis kini beralih memproduksi masker kain.

Ide untuk memproduksi masker awalnya dibuat hanya untuk keperluan pribadi dan karyawannya saja mengingat terjadi kelangkaan stok masker baik di apotek maupun di supermarket. Setidaknya ada 10 orang karyawan yang bekerja di usaha jahit pakaiannya. ‘’Kita mulai buat masker sekitar dua bulan lalu, selain karena terjadi kelangkaan masker juga agar para penjahit tetap punya mata pencaharian,’’ kata Rudi Ariawan, Kamis (16/4/2020).

Dalam sehari, seluruh karyawan bisa membuat masker sekitar 2.000 pcs masker berbahan dasar katun dua lapis, sedangkan untuk karyawan yang bekerja, diberikan upah Rp2.000 untuk satu masker yang berhasil dijarit. Masker produksinya tersebut berbahan dasar kain katun yang dijarit dua lapis. Selain masker dua lapis, berbagai jenis masker lainnya seperti masker untuk anak-anak dan masker tiga lapis juga dilayani pembuatannya tergantung pesanan pelanggan.

Baca juga :  Denpasar Tambah Kasus Positif Covid-19 Sebanyak 10 Orang, 1 Pasien Sembuh

Ariawan berharap, pihak terkait apabila membutuhkan masker kain agar memberdayakan pengusaha atau penjahit lokal. Ketimbang memesan masker dari luar Bali, meski harganya sedikit lebih mahal, namun dengan memberdayakan para penjahit lokal setidaknya warga bisa memiliki penghasilan ditengah lesunya perekonomian sebagai dampak Covid-19. 017

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.